Risiko Produksi dan Pendapatan Usahatani Padi Varietas Inpari 33 di Kabupaten Karanganyar

Authors

  • Restie Novitaningrum
  • Wahyu Adhi Saputro

Keywords:

Inpari 33, Padi, Pendapatan Petani, Risiko Produksi

Abstract

Pengalaman petani dalam berusahatani padi tidak selalu dapat mencapai hasil produksi yang diinginkan walaupun sudah menggunakan segenap paket teknologi. Hasil yang dicapai disebabkan beberapa faktor baik yang bisa dikendalikan maupun faktor yang tidak bisa dikendalikan. Risiko usahatani padi utama adalah serangan hama penyakit yang makin kompleks akibat perubahan iklim yang sulit untuk diprediksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko produksi dan pendapatan usahatani padi di Kabupaten Karanganyar. Kabupaten Karanganyar dipilih untuk lokasi penelitian karena terdapat petani yang menanam padi varietas inpari 33 dengan keunggulan tahan hama wereng batang cokelat. Pengumpulan data dilakukan pada musim tanam April-Juli di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. 90 petani dipilih secara sengaja berdasarkan pertimbangan keaktifan pada kelompok tani. Risiko produksi padi dianalisis menggunakan metode koefisien variasi dan analisis pendapatan petani dengan mengurangi penerimaan dengan biaya eksplisit dan implisit usahatani. Hasil analisis risiko diperoleh nilai koefisien variasi 0,2544 yang berarti bahwa risiko usahatani padi varietas Inpari 33 tergolong rendah. Hasil analisis pendapatan diperoleh bahwa pendapatan bersih petani padi varietas Inpari 33 di Kabupaten Karanganyar adalah Rp 3.636.235,00.

Downloads

Published

2025-03-09

How to Cite

Risiko Produksi dan Pendapatan Usahatani Padi Varietas Inpari 33 di Kabupaten Karanganyar. (2025). Prosiding Seminar Nasional Hukum, Bisnis, Sains Dan Teknologi, 2(1), 1266. https://ojs.udb.ac.id/HUBISINTEK/article/view/1522

Similar Articles

1-10 of 164

You may also start an advanced similarity search for this article.