Menentukan Jumlah Produksi Optimal Pada UMKM Roti Widoro:Analisis Titik Impas Sebagai Solusi
Keywords:
Titik Impas, Roti Widoro, UMKM, Analisis Keuangan, Strategi BisnisAbstract
UMKM Roti Widoro, warisan kuliner sejak 1922 yang terkenal dengan roti bolu dan roti krumpul, menghadapi tantangan sekaligus peluang di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Untuk meraih kesuksesan berkelanjutan, penerapan perhitungan yang presisi, menjadi sangat krusial. Salah satu perhitungan untuk perencanaan ini adalah analisis Titik Impas (Break even point/BEP) dimana UMKM tidak mengalami keuntungan maupun kerugian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana UMKM Roti Widoro dapat menghitung jumlah produksi roti yang perlu dijual untuk mencapai target keuntungan tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang
memungkinkan peneliti untuk menggali secara mendalam proses produksi. Melalui wawancara peneliti akan mengumpulkan data terkait biaya variabel, harga jual, dan biaya tetap. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam satu hari produksi roti bolu memiliki nilai BEP sebesar 1.296 unit dengan total biaya produksi Rp8.300.000, sedangkan roti krumpul nilai BEP mencapai 681 unit dengan total biaya produksi Rp6.200.000. Perbedaan signifikan dalam titik impas kedua produk ini membuat kompleksitas biaya produksi dan strategi penjualan yang berbeda. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi UMKM dalam mengoptimalkan biaya dan efisiensi produk untuk mencapai titik impas.
References
Arfah, D., Rochdiani, D. and Isyanto, A.Y. (2020) ‘ANALISIS BIAYA, PENDAPATAN, DAN R/C PADA USAHATANI KACANG HIJAU (Studi Kasus di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran)’, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 7(1), p. 177. Available at: https://doi.org/10.25157/jimag.v7i1.2574.
Azizah, L.N. (2024) ‘MAKSIMISASI KEUNTUNGAN UMKM CV KAYANA MANDIRI MENGGUNAKAN METODE SIMPLEKS BERBANTUAN POM-QM’, 15.
Dewanto, A. R., Mulyana, D., Saputra, L. D. E., & Sutopo, J. (2023). Perhitungan Volume Produksi Menggunakan Break Even Point (UMKM Tahu XYZ). Journal of Industrial Engineering Innovation, 1(02), 48-53.
Janah, S. M., Afifah, S. N., Ahadian, A. F., Sejati, A. P., & Susanto, R. (2022). Maksimalisasi Keuntungan Pada UMKM Tempe dan Tahu Menggunakan Metode BEP dan POM-QM. Prosiding Seminar Nasional Hukum, Bisnis, Sains Dan Teknologi, 2(1), 557. Retrieved from https://ojs.udb.ac.id/index.php/HUBISINTEK/article/view/1431
Madana, L., Retnowati, M. A., Rifa'i, R., & Santoso, A. P. A. (2022, January). MEMPERTAHANKAN BISNIS DIERA IPANDEMI COVID-19 TAHUN 2021 STUDY DI TOKO ROTI SARI RASA DAN MORENA BAKI. In Prosiding Seminar Nasional Hukum, Bisnis, Sains dan Teknologi (Vol. 2, No. 1, pp. 612-612).
Manuho, P., Makalare, Z., Mamangkey, T., & Budiarso, N. S. (2021). Analisis break even point (BEP). Jurnal Ipteks Akuntansi Bagi Masyarakat, 5(1), 21-28.
Maruta, H. (2018). Analisis Break Even Point (BEP) sebagai dasar perencanaan laba bagi manajemen. JAS (Jurnal Akuntansi Syariah), 2(1), 9-28.
Nurdin, J. (2019) ‘ANALISIS BIAYA DAN PENDAPATAN USAHA KERUPUK AMPAS TAHU PADA INDUSTRI PEMBUATAN TAHU MAKASSAR’, 2.
Ong, R., Maran, A. N., Lapik, A. R., Andita, D. M., Kadir, M. F., Kindangen, R. V., ... & Lina, T. N. (2019). Maksimalisasi Keuntungan Pada Usaha Dagang Martabak Sucipto Menggunakan Metode Simpleks Dan POM-QM. JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), 6(4), 434-441.
Pratama, A. A., Fabiola, D., Surya, M. H., Jun, S., Marselina, T., & Effendy, D. (2024). Optimasi Produksi Takoyabox menggunakan Metode Simplex Linear Programming dengan Software POM-QM. Jurnal Inovasi Bisnis Manajemen dan Akuntansi, 2(4), 312-327.
Rifai, R., & Muhtarom, M. (2024, January). Study kelayakan bisnis pada usaha supplier kelapa Ud tunas kelapa pacitan: artikel ini mengkaji tentang study kelayakan bisnis pada usaha supplier kelapa" tunas kelapa". In Prosiding Seminar Nasional Hukum, Bisnis, Sains dan Teknologi (Vol. 4, No. 1).