The Effect of Cognitive Behaviour Therapy on Depression Levels in Adolescents Experiencing Cyberbullying
DOI:
https://doi.org/10.47701/pwcr4n16Keywords:
remaja, cyberbullying, cognitive behaviour therapyAbstract
Pendahuluan: Cyberbullying merupakan tindakan penganiyaan dan pelecehan yang agresif dan disengaja dengan menggunakan segala bentuk teknologi digital. Prevalensi cyberbullying pada remaja di Indonesia sebesar 45% mengalami pelecehan melalui sosial media. Cyberbullying muncul sebagai masalah kesehatan masyarakat, terlepas dari ekonomi nasional, dengan potensi menyebabkan tekanan fisik, mental (depresi), dan sosial yang parah diantara para korban.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cognitive behaviour therapy (CBT) terhadap tingkat depresi pada remaja yang mengalami cyberbullying.
Metode: Metode penelitian ini menggunakan desain Quasy eksperiment with one group pretest-posttest. Sample penelitian terdiri dari 78 siswa/i SMP Kanisius 1 Surakarta. Alat ukur menggunakan kuesioner tingkat cyberbullying.
Hasil: Setelah intervensi cognitive behaviour therapy (CBT) diberikan, rata-rata skor cyberbullying mengalami penurun, dari 46,90 pada pretest menjadi 41,73 pada posttest. Hasil uji statistik menunjukkan perubahan yang signifikan (p < 0,005).
Kesimpulan: Terapi cognitive behaviour therapy terbukti efektif dalam membantu remaja mengelola emosi dan perilaku agresif di media sosial.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Vivi Nureliza, Andriani Mei Astuti, Dwi Lestari Mukti Palupi, Angelina da Costa Fernandes

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







