HUBUNGAN USIA IBU POSTPARTUM DENGAN KEJADIAN DEPRESI POSTPARTUM DI POSYANDU DESA WADUNGGETAS
DOI:
https://doi.org/10.47701/dutamedika.v3i2.2605Keywords:
Usia, Depresi, PostpartumAbstract
Latar Belakang: Â Postpartum depresi merupakan gangguan mood yang terjadi setelah melahirkan. gangguan ini merefleksikan disregulasi psikologikal yang merupakan tanda dari gejala-gejala depresi mayor. Berdasarkan laporan WHO diperkirakan wanita melahikan yang mengalami Postpartum Depresi ringan berkisar 10 per 1000 kelahiran hidup dan Postpartum Depresi sedang atau berat berkisar 30 sampai 200 per 1000 kelahiran hidup. Tujuan: Â Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia ibu postpartum dengan kejadian depresi postpartum di posyandu desa Wadunggetas. Metode: Â Subjek penelitian adalah 22 ibu postpartum di posyandu desa Wadunggetas. Penelitian ini menggunakan kuesioner Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Data dianalisa dengan statistical product and service solutions (SPSS). Hasil:Â Â hasil penelitian menunjukkan bahwa uji Rank-Spearman membuktikan adanya hubungan antara usia ibu postpartum dengan kejadian depresi postpartum di posyandu desa wadunggetas dengan p value =0,006. kejadian depresi postpartum di posyandu menggunakan kuesioner EPDS sebanyak 9 ibu postpartum (40,9%) baru pengalaman memiliki bayi atau mengalami baby blues,6 ibu postpartum (27,3%) menunjukkan gejala depresi.faktor resiko yang didapat dalam penelitian ini adalah usia ibu postpartum 35 tahun. Kesimpulan: Â kejadian depresi postpartum di posyandu desa Wadunggetas berdasarkan skor EPDS adalah 40,9%.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Sinta Septiana Devi, Dewi Kartika Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







