HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN TEKANAN DARAH PESERTA VAKSINASI COVID-19 DI PUSKESMAS SRAGEN
DOI:
https://doi.org/10.47701/ovum.v3i1.2600Keywords:
kecemasan, tekanan darah, vaksinasi, covid19Abstract
World Health Organization (WHO) menetapkan Corona Virus Disease 2019 (COVID19) sebagai pandemi global pada Maret 2020. Pemerintah Indonesia mengupayakan masyarakat untuk vaksinasi covid19, sehingga menimbulkan beragam tanggapan di masyarakat. Banyaknya pemberitahuan yang berasal dari banyak sumber dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap vaksin. Persepsi negatif terhadap vaksin yang dialami masyarakat dapat memicu terjadinya kecemasan. Seorang manusia mengalami kecemasan ketika menghadapi persoalan berat atau situasi yang menegangkan. Kecemasan menyebabkan terjadinya sekresi adrenalin yang berlebihan sehingga menyebabkan tekanan darah meningkat. Tujuan penelitian ini untu menganalisis hubungan antara tingkat kecemasan dengan tekanan darah peserta vaksinasi covid19 di Puskesmas Sragen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat analitik observasional, pengambilan sampel mengggunakan tehnik accidental sampling dengan jumlah sampel 68 responden.Analisa data yan digunakan dalam peeneitian ini berupa analisis bivariat menggunakan Spearman Rho. Hasil Penelitian ini hasil uji spearman rhodidapatkan p-value sebesar 0.000 < (0.05) sehingga ada hubungan tingkat kecemasan dengan tekanan darah peserta vaksinasi covid-19 di Puskesmas Sragen. Kesimpulan terdapat hubungan tingkat kecemasan dengan tekanan darah peserta vaksinasi covid19 di Puskesmas Sragen.
References
Asfar, A. (2021). Hubungan Tingkat Kecemasan terhadap Peningkatan Tekanan Darah pada Lansia di Puskesmas Jumpandang Baru. 04(02), 343–352.
Bendau, A., Plag, J., Petzold, M. B., dan Ströhle, A. (2021). COVID-19 vaccine hesitancy and related fears and anxiety. International immunopharmacology, 97, 107724. Advance online publication. https://doi.org/10.1016/j.intimp.2021.107724
Halpin C, Reid B (2019). Attitudes and beliefs of healthcare workers about influenza vaccination. Nurs Older People. 2019;31(2):32–39. doi:10.7748/nop.2019.e1154
Hastuti, A. P. (2022). HIPERTENSI (II). Jawa Tengah: Lakeisha.
Kemenkes RI. 2022. Situasi Covid-19 di Indonesia. Kemenkes. https://covid19/go.id/artikel/2022/02/27/situasi-covid-19-di-indonesia--update-27-februari-2022
Liu, M., Zhang, H., & Huang, H. (2020). Media exposure to COVID-19 information, risk perception, social and geographical proximity, and self-rated anxiety in China. BMC public health, 20(1), 1649.https://doi.org/10.1186/s12889-020-09761-8
Muyasaroh, H. 2020. Kajian Jenis Kecemasan Masyarakat Cilacap dalam Menghadapi Pandemi Covid-19. In LP2M Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat. http://repository.unugha.ac.id/id/eprint/858
Putri, D. R., & Prihwanto, P. (2021). Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy ( Rebt ) Dalam Mengatasi Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja Pada Mahasiswa Tingkat Akhir 1 st E-proceeding SENRIABDI 2021. 1(1), 19–36.
Putri, K. E., Wiranti, K., Ziliwu, Y. S., Elvita, M., Frare, D. Y., Purdani, R. S., dan Niman, S. (2021). Kecemasan Masyarakat akan vaksinasi covid-19. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKI), 9(3), 539–548.
Siregar,H.M. (2019). Panduan Lengkap Stroke (Cetakan 1). Nusa Media.
Zulva, T. N. I. (2020). Covid-19 dan Kecenderungan psikosomatis. J. Chem. Inf. Model, 1-4
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Tiara Ulfa Cornelia, Mulyaningsih Mulyaningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







