HUBUNGAN ANTARA LAMA PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI IUD DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA AKSEPTOR KB IUD
DOI:
https://doi.org/10.47701/ovum.v3i1.2573Keywords:
Kontrasepsi, IUD, AnemiaAbstract
Metode Kontrasepsi IUD (Intra Uterine Device) merupakan alat yang dimasukkan kedalam rahim wanita untuk mencegah kehamilan dapat disebut sebagai Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang sangat efektif memberikan pengaturan jarak kehamilan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lama penggunaan Metode Kontrasepsi IUD. Metode Penelitian ini menggunakan Penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh akseptor KB IUD. Sampel Penelitian menggunakan purposive sampling dengan 60 sampel akseptor KB IUD kemudian pengolahan data menggunakan analisis data univariat dan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian ini bahwa hasil statistic menunjukkan adanya lama penggunaan Kontrasepsi IUD didapatkan bahwa menggunakan IUD berjangka panjang sejumlah 40 responden (66,7%) dan berjangka pendek sejumlah 20 responden (33,3%). Kejadian anemia yang menggunakan KB IUD sejumlah 38 responden (63,3%) dan yang tidak mengalami anemia sejumlah 22 responden (36,7%). Hasil Statistik menunjukkan p value 0,003 < 0,05. Kesimpulan ada hubungan antara lama penggunaan metode kontrasepsi IUD dengan kejadian anemia pada akseptor KB IUD.
References
Ainiyah, N. H., Taufiqoh, S., & Juniati, E. (2020). Hubungan Lama Penggunaan KB IUD Dengan Kadar Hb Pada Akseptor KB IUD. The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist, 3(2), 108-116.
Amalia, Fitri, et al. (2013). "Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Sebagai Salah Satu Faktor Resiko Anemia Defisiensi Besi." Indonesian Journal of Reproductive Health, vol. 4, no. 1, Apr. 2013, pp. 23-29.
Arbaiyah, I. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Suami Dengan Penggunaan Kontrsepsi IUD di Desa Balakka Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia/Indonesian Health Scientific Journal, 6(2), 86-94.
Dewi GNT, Nugroho RD, Dharmawan Y, Purnam CT. (2020). Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Akseptor Wanita Di Desa Lengkong Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara Tahun 2019. J Kesehat Masy. 2020;8(2):: 2356-3346.
Dwi, E., Yudianti, I., & Widarin, I. E. (2017). Kadar Hemoglobin Pada Akseptor KB IUD. MIKIA: Mimbar Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak (Maternal and Neonatal Health Journal), 56-62.
Fitrianingsih, Melaniani. (2016). Faktor Sosiodemografi Yang Mempengaruhi Pemilihan Metode Kontrasepsi Vol. 5 No. 1. Jurnal Biometrika dan Kependudukan
Hayati, Maidartati, dkk. (2017). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Metode Kontrasepsi Dengan Pemilihan Kontrasepsi Vol. 5 No. 2. Jurnal Keperawatan BSI
Natalia L. (2020). Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Iud (Intra Uterine Device) Pada Akseptor Mkjp (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Sukahaji Kabupaten Majalengka Tahun 2019. J Ilm Indones. 2020;5(3):81–9
Putri, B. ., & Madari, M. . (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Intra Uterine Device (Iud) Di Puskesmas Talang Ratu Palembang Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Bina Husada, 13(01), 29-33. https://ojs.binahusada.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/57
Putri, R. P., & Oktaria, D. (2016). Efektivitas Intra Uterine Devices (IUD) Sebagai Alat Kontrasepsi. Jurnal Majority, 5(4), 138-141.
Sitinjak, H. L. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Lama Penggunaan Iud Pada Akseptor Kb Iud Di Kelurahan Sorolangun Kembang Wilayah Kerja Puskesmas Sorolangun. Jurnal Kesehatan dan Sains Terapan, 6(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Anik Sulistiyanti, Darah Ifalahma, Tias Pratiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







