HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN WANITA AKSEPTOR KB DENGAN KEIKUTSERTAAN KB IUD DI BPM ENI SUNARTI KARTASURA
DOI:
https://doi.org/10.47701/ovum.v2i1.2113Keywords:
tingkat pengetahuan, keikutsertaan, IUDAbstract
Latar Belakang :. Berdasarkan data BKKBN provinsi Jawa Tengah, jumlah peserta KB IUD terus menurun yakni 552,233 menjadi 529,805 pada tahun 2005, dan 498,366 pada tahun 2006. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan wanita akseptor KB dengan keiutsertaan KB IUD di BPM Eni Sunarti desa Wirodigdan kecamatan Kartasura kabupaten Sukoharjo yang hubungan tingkat pengetahuan dengan keikutsertaan Kb IUD dari 30 responden adalah 1 orang berpengetahuan baik ikut serta dan tidak ada yang tidak ikutserta, 12 orang berpengetahuan cukup dan ikutserta, dan 1 orang tidak ikutserta, 16 orang berpengetahuan kurang tidak ikutserta dan tidak ada yang ikut serta.
Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan waktu cross sectional. Populasinya adalah semua wanita akseptor KB ( IUD, pil, suntik, kondom, dll), di BPM Eni Sunarti Kartasura sebanyak 30 orang. Analisis menggunakan univariat dan bivariat dengan rumus Chi Square.
Hasil Penelitian : Dari hasil penelitian mayoritas wanita aksepror KB IUD mempunyai tingkat pengetahuan kurang 16 orang. Mayoritas wanita akseptor KB IUD tidak ikut serta menjadi akseptor KB IUD17 orang. Hubungan dari tingkat pengetahuan wanita akseptor KB dengan keikutsertaan KB IUD di BPM Eni Sunarti adalah kuat.
Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan wanita akseptor KB dengan keikutsertaan KB IUD.
References
Handayani. (2011). Ajaran Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta: Pustaka Rihana. h. 45; 144; 61
Hartanto H. (2014). Keluarga Berencana dan Kontrasepsi, Cetakan Kedua, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. h.14; 72-5
Mitasari. (2013). Karakteristik akseptor alat kontrasepsi dalam rahim. Surakarta: Akademi Kebidanan Citra Medika
Nasution. Y. (2010). Hubungan pengetahuan dengan keikutsertaan KB IUD. Kalimantan: Akademi Kebidanan Bungan Bangsa
Nurhadi. (2014). Pembelajaran kontekstual dan Penerapannya dalam KBK. Bandung: CV Alfa Beta. h. 39
Notoatmodjo S. (2012). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. h. 4-13; 18; 28; 6; 44-5; 51-6; 74-7; 80-7; 90; 130; 148; 150-3
Rahayu, Wirastuti. (2013). Ajar asuhan kebidanan. Jakarta: EGC. h.146
Sugiyono. (2012). Statistik Untuk Penelitian. Bandung: CV Alfa Beta. h. 28; 39; 61-8; 80-5; 102; 237; 239
Sundquist. (2013). Pemantauan peserta KB aktif. Jakarta: Rineka Cipta. h. 9
Viviroyi. (2016). Keikutsertaan akseptor KB. Jakarta: Rineka Cipta. h. 34-6
Wawan dan Dewi M. (2010). Teori dan pengukuran Pengetahuan Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika. h. 17; 18








