Sistem Monitoring Kesehatan Berbasis IoT Monitoring Detak Jantung dan Suhu Tubuh
Keywords:
Internet of Things (IoT), ESP8266, MAX30102, DS18B20, Monitoring Kesehatan, BlynkAbstract
Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah memberikan berbagai inovasi dalam bidang kesehatan, khususnya pada sistem monitoring kondisi tubuh secara real-time. Pemantauan detak jantung dan suhu tubuh merupakan indikator penting yang dapat digunakan untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang secara cepat dan akurat. Namun, proses pengukuran yang masih dilakukan secara manual dinilai kurang efisien serta tidak memungkinkan pemantauan jarak jauh secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring kesehatan berbasis IoT menggunakan mikrokontroler ESP8266, sensor MAX30102 sebagai pendeteksi heart rate, dan sensor DS18B20 sebagai sensor suhu tubuh digital. Sistem dilengkapi dengan LCD 16×2 I2C sebagai media tampilan lokal dan aplikasi Blynk sebagai media monitoring jarak jauh melalui jaringan internet. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi tahap identifikasi masalah, studi literatur, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan analisis hasil. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membaca data detak jantung dan suhu tubuh secara realtime, menampilkan hasil pengukuran pada LCD, serta mengirimkan data ke aplikasi Blynk dengan baik melalui koneksi WiFi. Selain itu, penggunaan blackbox sebagai wadah prototype memberikan kemudahan dalam penggunaan serta perlindungan terhadap komponen elektronik. Berdasarkan hasil penelitian, sistem yang dirancang berhasil diimplementasikan dan dapat digunakan sebagai media monitoring kesehatan yang praktis, portable, dan efisien.
References
[1] J. Juhaeriyah, E. Agung N., and R. Wulandari, “Design of Health Monitoring System Based on Internet of Things (IoT): ESP8266 and BLYNK,”
[2] M. A. Adrian, M. R. Widiarto, and R. S. Kusumadiarti, “Health Monitoring System Dengan Indikator Suhu Tubuh, Detak Jantung Dan Saturasi Oksigen Berbasis Internet of Things (IoT),” Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, vol. 7, no. 2, pp. 87–95, 2021.
[3] N. Andriani, A. Siswanto, M. F. M. Fuzi, R. A. J. M. Gining, and N. M. Noor, “Monitoring System for Heart Rate, Blood Oxygen Level, and Body Temperature Using MAX30102 Sensor Based on Internet of Things,” International Journal of Scientific Research, vol. 4, no. 2, pp. 1–10, 2024.
[4] Y. Inayatullah, A. H. Ginting, and S. Y. Doo, “Rancang Bangun Sistem Monitoring Detak Jantung Dan Saturasi Oksigen Dalam Darah Menggunakan NodeMCU ESP8266 Dan Sensor Pulse Oximeter MAX30102 Berbasis Aplikasi Blynk,” JTekEL: Jurnal Teknik Elektro,vol. 1, no. 2, pp. 53–58, 2024.
[5] M. Muthmainnah and D. B. Tabriawan, “Prototipe Alat Ukur Detak Jantung Menggunakan Sensor MAX30102 Berbasis Internet of Things (IoT) ESP8266 dan Blynk,” JISKA (Jurnal Informatika Sunan Kalijaga), vol. 7, no. 3, pp. 163–176, 2022.
[6] D. Al Hakim, M. A. Falah, and M. H. Dzikri, “Design a Device for Detecting Patient Heart Rate and Body Temperature Based on ESP-32,” Indonesian Journal of Electrical Engineering and Electronics, vol. 5, no. 1, pp. 1–8, 2025.
[7] Maxim Integrated, “MAX30102 High-Sensitivity Pulse Oximeter and Heart-Rate Sensor for Wearable Health,”. Datasheet, 2023.
[8] Analog Devices, “DS18B20 Programmable Resolution 1-Wire Digital Thermometer,”Datasheet, 2023.
[9] Espressif Systems, “ESP8266EX Wi-Fi SoC Technical Reference Manual,” Technical Manual, 2023.
[10] Blynk Inc., “Blynk IoT Platform Documentation,” [Online]. Available: https://blynk.io