Perancangan Arsitektur Teknologi Untuk Pemerintah Digital (PEMDI) Menggunakan Framework Togaf ADM
Keywords:
Arsitektur Teknologi, Interoperabilitas, Pemerintah Digital, PPID, TOGAF ADMAbstract
Keterbukaan informasi publik merupakan prinsip penting dalam pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) XYZ telah menyelenggarakan layanan informasi publik berbasis digital melalui portal PPID. Namun, layanan tersebut masih menghadapi tantangan dalam hal integrasi layanan, interoperabilitas data, dan koordinasi antarunit. Penelitian ini bertujuan merancang arsitektur teknologi (Technology Architecture) yang mendukung interoperabilitas layanan informasi publik menuju Pemerintah Digital (PEMDI) menggunakan framework TOGAF ADM. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, studi dokumentasi, dan kuesioner kepada 7 responden yang terlibat dalam pengelolaan PPID. Analisis dilakukan melalui identifikasi kondisi existing (as-is), pemodelan BPMN, analisis kebutuhan, gap analysis, dan perancangan kondisi target (to-be). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi existing arsitektur teknologi telah mendukung digitalisasi layanan namun masih memiliki kesenjangan pada aspek integrasi layanan (mean 2,50), interoperabilitas data (mean 2,75), dan efisiensi proses (mean 2,96). Rancangan arsitektur teknologi kondisi target mencakup delapan domain teknologi: Compute, Data Storage, Network, Platform Technology, Integration Technology, Database, Security Technology, serta Monitoring and Logging. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi optimalisasi server, repository data terpusat, penerapan REST API, keamanan berlapis, dan monitoring terintegrasi. Rancangan ini selaras dengan karakteristik Pemerintah Digital sebagaimana diamanatkan dalam Rencana Induk Pemerintah Digital 2025–2045.