Implementasi Metode Forward Chaining Pada Sistem Irigasi dan Pemupukan Otomatis Untuk Tanaman Cabai

Authors

  • Muhammad Faqih Habiburrohman Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Rudi Susanto Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Afu Ichsan Pradana Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Duta Bangsa Surakarta

Keywords:

Internet of Things, Irigasi Otomatis, Forward Chaining, ESP32, Sistem Pakar

Abstract

Fluktuasi cuaca ekstrem sering kali menjadi kendala utama dalam budidaya tanaman cabai, di mana pemberian irigasi dan pupuk yang tidak sesuai dengan kondisi lingkungan dapat memicu pembusukan akar dan plasmolisis nutrisi. Penelitian ini mengusulkan solusi berupa perancangan sistem irigasi dan pemupukan otomatis berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32. Kecerdasan sistem dibangun menggunakan metode Forward Chaining yang mengevaluasi pembacaan Capacitive Soil Moisture Sensor dan sensor DHT22. Fuzifikasi parameter lingkungan dipetakan ke dalam 12 basis aturan utama untuk menentukan ketepatan waktu aktuasi pompa air dan pompa pupuk NPK cair secara dinamis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin inferensi berhasil mengeksekusi penarikan kesimpulan secara majemuk dengan presisi. Selain itu, sistem terbukti handal dalam menjaga stabilitas operasional terhadap noise tegangan analog serta berhasil menjalankan protokol keamanan (failsafe) saat terjadi kegagalan transmisi data ke server.

References

[1] A. W. Nurcahyo, N. Hadiyanti, and A. H. Prastiwi, “Hubungan Unsur Iklim terhadap Produksi Tanaman Cabai Rawit ( Capsicum frutescens L . ) di Kabupaten Nganjuk,” vol. 5431, pp. 1–11, 2024.

[2] A. Hasna, K. Aswha, F. Yovandi, and A. N. Rosyadi, “Implementasi Internet of Things ( IoT ) pada Sistem Irigasi Otomatis untuk Tanaman Cabai Menggunakan Aplikasi Blynk,” pp. 546–553, 2025.

[3] N. W. Yuwono, Ensiklopedia Pupuk: Pengetahuan Singkat tentang Pupuk, 1st ed. Makassar: Penerbit Nasmedia (PT. Nas Media Indonesia), 2025.

[4] R. Adawiyah, “Pengamatan Plasmolisis pada Kentang,” vol. 02, no. 2021, pp. 1564–1569, 2025.

[5] F. Akbar et al., “Sistem Irigasi Otomatis IoT Off-Grid untuk Optimalisasi Budidaya Cabai di Wilayah Pedesaan Tanpa Listrik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya , Indonesia ( kelembaban tanah , suhu ) secara real-time dan pengaktifan pompa air secara otomatis,” pp. 13–23, 2026.

[6] A. Hernita, A. Yulandari, and A. Jalil, “SMART IRRIGATION SYSTEM WITH SENSING METHOD AND,” pp. 141–152, 2022.

[7] M. Kurniawan, Ridho Amrul, Hanifah Mutia Zaida Ningrum Hafiz, Penerapan Standar Operasional Prosedur pada Budidaya Tanaman Cabai untuk Mendapatkan Produksi Optimum. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2024.

[8] U. U. Indonesia et al., “SAYURAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING DETERMINATION OF SUITABILITY PLANTING LAND FOR TYPES OF VEGETABLE PLANTS WEB-BASED USING THE FORWARD CHAINING,” vol. 10, no. 2, pp. 58–62, 2024.

[9] A. Prasetya and B. H. Hayadi, “Konsep dan Implementasi Sistem Cerdas Menggunakan Algoritma Logika Fuzzy”.

[10] M. Sufi, N. Alif, K. Monika, D. Pertiwi, and U. Telkom, “Design and Implementation of an IoT-Based Smart Drip Irrigation System Using Takagi-Sugeno Fuzzy Logic for Melon Cultivation,” vol. 9, no. 6, 2025.

Downloads

Published

2026-07-25