Implementasi AI Voice Assistant Berbasis ESP32 Pada Wearable Smart Cultural Mask Untuk Edukasi Budaya Indonesia

Authors

  • Galih Enggal Jati Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Naufal Danadyaksa Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Ilham Nugroho Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Maulana Shultan Mubayyin Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Rudi Susanto Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Duta Bangsa Surakarta

Keywords:

Artificial Intelligence, ESP32, Internet of Things, Voice Assistant, Budaya Indonesia

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar dalam mendukung pelestarian dan penyebaran informasi budaya Indonesia kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Namun, media edukasi budaya yang masih banyak menggunakan metode konvensional menyebabkan proses penyampaian informasi kurang interaktif dan belum mampu mengikuti perkembangan teknologi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan wearable Smart Cultural Mask berbasis Internet of Things (IoT) yang mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) Voice Assistant sebagai media edukasi budaya Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi prototype, dan pengujian sistem. Smart Cultural Mask dikembangkan menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler utama, modul mikrofon digital INMP441 sebagai input suara, serta modul penguat audio MAX98357A dan speaker sebagai keluaran suara. Sistem bekerja dengan menerima perintah suara pengguna, kemudian data suara dikirim melalui koneksi WiFi menuju layanan AI Voice Assistant untuk diproses dan menghasilkan respons suara yang diteruskan kembali melalui speaker. Hasil implementasi menunjukkan bahwa prototype Smart Cultural Mask berhasil direalisasikan dan mampu menjalankan fungsi utama sistem, yaitu menerima input suara, melakukan komunikasi dengan layanan AI Voice Assistant, serta menghasilkan keluaran suara sebagai respons kepada pengguna. Berdasarkan pengujian Black Box Testing, seluruh fungsi sistem berhasil berjalan sesuai dengan rancangan, dengan waktu respons utama pada proses komunikasi AI sekitar 10 detik yang dipengaruhi oleh kondisi koneksi internet. Penelitian ini berfokus pada implementasi dan pengujian fungsional sistem, sehingga evaluasi terhadap performa AI Voice Assistant maupun efektivitas Smart Cultural Mask sebagai media edukasi budaya belum dilakukan dan menjadi ruang lingkup penelitian selanjutnya.

References

[1] Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Pokok Pikiran Kebudayaan Indonesia. Jakarta, Indonesia: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, 2018.

[2] S. S. Bahri, "Digitalisasi kebudayaan sebagai upaya pelestarian budaya Indonesia di era revolusi industri 4.0," Jurnal Sosial Humaniora, vol. 12, no. 2, pp. 135-142, 2021.

[3] R. W. Sari and M. F. Arif, "Pemanfaatan teknologi digital sebagai media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan," Jurnal Teknologi Pendidikan, vol. 9, no. 2, pp. 85-94, 2021.

[4] L. Atzori, A. Iera, and G. Morabito, "The Internet of Things: A survey," Computer Networks, vol. 54, no. 15, pp. 2787-2805, 2010, doi: 10.1016/j.comnet.2010.05.010.

[5] Espressif Systems, ESP32 Series Datasheet. Shanghai, China: Espressif Systems, 2023.

[6] D. Jurafsky and J. H. Martin, Speech and Language Processing: An Introduction to Natural Language Processing, Computational Linguistics, and Speech Recognition, 3rd ed. Stanford, CA, USA: Stanford University, 2023.

[7] S. Young, M. Gasic, B. Thomson, and J. D. Williams, "POMDP-based statistical spoken dialogue systems: A review," Proceedings of the IEEE, vol. 101, no. 5, pp. 1160-1179, 2013, doi: 10.1109/JPROC.2012.2225812.

[8] S. Mann, "Wearable computing: A first step toward personal imaging," Computer, vol. 30, no. 2, pp. 25-32, 1997, doi: 10.1109/2.566147.

[9] Sugiyono, Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/R&D). Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2019.

[10] I. Sommerville, Software Engineering, 10th ed. Boston, MA, USA: Pearson, 2015.

[11] R. S. Pressman and B. R. Maxim, Software Engineering: A Practitioner's Approach, 9th ed. New York, NY, USA: McGraw-Hill Education, 2019.

[12] M. A. Khan and K. Salah, "IoT security: Review, blockchain solutions, and open challenges," Future Generation Computer Systems, vol. 82, pp. 395-411, 2018, doi: 10.1016/j.future.2017.11.022.

[13] Google, "Gemini API Documentation - Generate Content," Google AI for Developers, 2024. [Online]. Available: https://ai.google.dev/gemini-api/docs/text-generation

[14] ElevenLabs, "Text to Speech - API Reference," ElevenLabs Documentation, 2024. [Online]. Available: https://elevenlabs.io/docs/api-reference/text-to-speec

Downloads

Published

2026-07-25