Penerapan Teknik Animasi Pose-to-Pose dalam Pembuatan Gerakan Realistis pada Model Kucing 3D
DOI:
https://doi.org/10.47701/7pxehg78Abstract
Penelitian ini membahas penerapan teknik animasi pose-to-pose dalam menciptakan gerakan realistis pada model kucing 3D. Teknik ini dipilih karena mampu menghasilkan animasi yang terstruktur, efisien, dan memudahkan koreksi pada pose utama. Proses pembuatan animasi dilakukan menggunakan perangkat lunak Blender, dengan rigging berbasis addon Auto-Rig Pro menggunakan preset armature anjing yang disesuaikan untuk figur kucing. Tahapan produksi meliputi modelling, texturing, rigging, animating, hingga rendering dengan render engine Eevee dan format akhir video MPEG-4. Metode pose-to-pose diimplementasikan dengan penentuan keypose, extreme, dan in-between untuk menghasilkan gerakan lari, melompat, berjalan, dan duduk secara natural. Pengujian prinsip arcs menggunakan motion path dilakukan guna memastikan kelancaran dan kehalusan gerakan. Hasil akhir berupa video animasi berdurasi 12 detik menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam menciptakan gerak yang meyakinkan dan ekspresif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi animator pemula maupun pelajar yang ingin mempelajari teknik dasar animasi 3D, khususnya dalam penerapan metode pose-to-pose untuk menciptakan karakter hewan dengan pergerakan yang realistis.
References
[1] M. M. E. Abdilah, J. N. Fadila, and F. Nugroho, “Metode Pose to Pose untuk Membuat Animasi 3 Dimensi Islami ‘Keutamaan Berbuka Puasa,’” J. Sains dan Inform., vol. 7, no. 2, pp. 145–154, 2021, doi: 10.34128/jsi.v7i2.314.
[2] R. Zainal and M. A. M. Desa, “Agent Ali: Exploring Emotional Elements in Story Development with Artificial Intelligence,” Pap. Asia, vol. 40, no. 2b, pp. 72–82, 2024, doi: 10.59953/paperasia.v40i2b.53.
[3] R. Cao, J. Walsh, A. Cunningham, M. Kohler, R. T. Smith, and B. H. Thomas, “Examining computer–supported 3d event recreation for enhancing cognitive load, memorability, and engagement,” Multimodal Technol. Interact., vol. 4, no. 3, pp. 1–16, 2020, doi: 10.3390/mti4030037.
[4] S. Sabri and V. D. Adiprabowo, “Nonverbal Communication Through Visual Storytelling of Leaving Home Animated Films,” Proc. Int. Conf. Commun. Sci., vol. 2, no. 1, pp. 181–186, 2022, doi: 10.29303/iccsproceeding.v2i1.99.
[5] W. Saraswati et al., “Perancangan Animasi 3D Bertemakan Islami dengan Judul ‘Bersyukur’ Menggunakan Metode Pose to Pose,” J. Inform. dan Teknol. Komput., vol. 4, no. 2, pp. 78–86, 2023, [Online]. Available: https://ejurnalunsam.id/index.php/jicom/
[6] D. Apriliyanti, J. N. Fadila, and F. Nugroho, “3D Animation Design ‘Science, Lanterns To Heaven’ Using the Pose-To-Pose Method,” JITK (Jurnal Ilmu Pengetah. dan Teknol. Komputer), vol. 8, no. 1, pp. 46–55, 2023, doi: 10.33480/jitk.v8i1.2231.
[7] F. Manuri, F. De Pace, V. Carrescia, S. Piumatti, and A. Sanna, “Storyboarding in extended reality: a comparison between two tabletop solutions,” Aug. 22, 2024, Research Square (preprint platform). doi: 10.21203/rs.3.rs-4807470/v1.
[8] I. Albana, H. Hermawan, D. M. Abdul, and K. Thosien, “Jurnal Politeknik Caltex Riau Analisis Efektifitas Rigging Karakter Animasi ‘Teater Merah Putih’ Menggunakan Dua Metode,” J. Komput. Terap., vol. 8, no. 2, pp. 246–255, 2022, [Online]. Available: https://jurnal.pcr.ac.id/index.php/jkt/
[9] Imroatus Tsaany Maghfira et al., “Metode Pose to Pose Untuk Perancangan Animasi 3D Islami ‘Ghibah,’” J. KomtekInfo, vol. 9, pp. 49–54, 2022, doi: 10.35134/komtekinfo.v9i2.275.
[10] M. Marselia and C. Meysiana, “Pembuatan Animasi 3D Sosialisasi Penggunaan Jalur Simpangan dan Bundaran Ketika Berkendara,” VOCATECH Vocat. Educ. Technol. J., vol. 2, no. 2, pp. 108–113, 2021, doi: 10.38038/vocatech.v2i2.55