Strategi Digitalisasi Pengembangan Usaha UMKM Mie Ayam Yamin Bersaudara Melalui Analisis Business Model Canvas (BMC) dan SWOT

Authors

  • Hindun Afni Al Haya Universitas Telkom Purwokerto
  • Lina Fatimah Lishobrina Universitas Telkom Purwokerto
  • Abyan Naufal Azzam Universitas Telkom
  • Satira Indah Permata Universitas Telkom Purwokerto
  • Aulia Kusnandi Universitas Telkom Purwokerto
  • Evelin Meiliana Nabila Universitas Telkom Purwokerto
  • Regina Rury Kumalasari Simatupang Universitas Telkom Purwokerto
  • Michelle Putri Hariyanto Universitas Telkom Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.47701/pv3hs378

Abstract

Penelitian ini bertujuan menyusun strategi pengembangan digitalisasi usaha bagi UMKM Mie Ayam Yamin Bersaudara melalui pendekatan Business Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT. UMKM ini menghadapi berbagai tantangan dalam pemanfaatan teknologi digital dan belum memiliki model bisnis yang terstruktur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara langsung dengan pemilik usaha dan observasi aktivitas operasional. Seluruh data dianalisis menggunakan kerangka BMC untuk memetakan sembilan elemen inti bisnis dan dikombinasikan dengan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM berada pada kuadran I (progresif) dalam matriks SWOT, menandakan posisi yang kuat untuk mengembangkan strategi pertumbuhan. Kekuatan utama mencakup kualitas produk dan loyalitas pelanggan, sementara kelemahan meliputi keterbatasan digital marketing dan sumber daya manusia. Strategi yang disarankan mencakup optimalisasi media sosial, kemitraan dengan platform digital, inovasi menu, dan penyesuaian terhadap tren konsumen. Penelitian ini memberikan solusi integratif dan praktis dalam menyusun strategi digitalisasi yang adaptif untuk mendukung keberlanjutan UMKM kuliner lokal.

References

[1] Yuliani, N., Tunafiah, H., & Sampurnaningsih, S. R. (2022). Analisis Penerapan Strategi Business Model Canvas (BMC) pada Komunitas Kuliner STII-OK OCE. IKRAITH-EKONOMIKA, vol. 5, no. 2, hal. 1–12.

[2] Daud, S., Al Affan, D., & Rachman, M. F. (2025). Implementasi Business Model Canvas pada Citra Oleh-Oleh Lampung. Jurnal EMT, vol. 4, no. 2, hal. 102–117.

[3] Rahayu, V. P., Astuti, R. F., & Mustangin, M. (2022). Analisis SWOT dan Business Model Canvas (BMC) Sebagai Solusi Strategi Pengembangan Usaha Kuliner. Int. Journal of Community Service Learning, vol. 6, no. 3, hal. 276–285.

[4] Pauziah, D., & Hartadi, A. P. (2024). Penerapan Strategi BMC dan SWOT dalam Rencana Bisnis Claes Fashion pada Era Digitalisasi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, vol. 10, no. 3, hal. 210–219.

[5] A. Muktarom, “STRATEGI BISNIS DENGAN PENDEKATAN BUSINESS MODEL CANVAS (BMC) DAN ANALISIS SWOT PADA WARUNG MAKAN BEBEK NANO-NANO.” Jurnal USAHA, vol. 3, no. 2, pp. 63-78, 2022.

[6] Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2010). Business Model Generation. Wiley.

[7] F. Rangkuti, Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2006.

[8] J. Hartono and D. Ratnaningsih, “A MECHANISM AND DETERMINANTS OF AN AGENCY-COST EXPLANATION FOR DIVIDEND PAYMENTS.” Gadjah Mada International Journal of Business, vol. 5, no. 2, p. 145, 2003.

[9] Caswito, A., Sulastri, S., & Octavia, L. N. (2024). Strategi Pengembangan Bisnis UMKM Industri Makanan Tahu di Kota Bekasi. Jurnal Minfo, vol. 11, no. 1, hal. 33–44.

[10] Mulyana, A., & Muttaqin, R. (2024). Strategi Pengembangan Usaha UMKM Masakan Khas Sunda dengan SWOT dan BMC. Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Sistem Informasi, vol. 8, no. 1, hal. 22–35.

[11] Romadhoni, I. F., & Sutiadiningsih, A. (2025). Penerapan Business Model Canvas pada Operasional Kuliner Indonesia. Harmoni Pendidikan, vol. 2, no. 1, hal. 47–58.

[12] Widiawati, K., & Wibowo, D. A. (2024). Strategi Pengembangan Usaha Asik-Asik Fried Chicken. Anterior Jurnal, vol. 6, no. 1, hal. 89–101.

Downloads

Published

2025-07-26