Sistem Pemantauan Kesehatan Berbasis Sensor dan Arduino Uno Menggunakan Baju Batik Sebagai Pakaian Pintar

Authors

  • Rista Ayu Nur Aidah Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Khotijah Naishilla Ariyanto Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Surya Aji Ma’ruf Universitas Duta Bangsa Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.47701/2fk1by43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah inovasi teknologi wearable berbasis budaya lokal, yakni baju batik yang terintegrasi dengan sistem pemantauan kesehatan pengguna. Dengan semakin berkembangnya teknologi di bidang kesehatan dan meningkatnya kebutuhan akan alat monitoring kesehatan yang praktis, efisien, serta terjangkau, penggabungan antara nilai budaya dan teknologi menjadi alternatif yang menarik untuk dijadikan solusi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan rekayasa teknologi dengan perancangan dan perakitan perangkat wearable berbasis mikrokontroler Arduino Uno. Komponen utama yang digunakan mencakup sensor denyut jantung (pulse sensor) untuk mendeteksi detak jantung secara real-time, sensor gerak MPU6050 untuk mendeteksi orientasi dan akselerasi tubuh, layar OLED untuk menampilkan informasi kesehatan secara langsung, serta LED sebagai indikator visual tambahan. Semua komponen tersebut dirangkai menggunakan kabel jumper, resistor, serta sumber daya berupa baterai 3.7V yang dilengkapi dengan modul pengisian daya TP4056 agar perangkat dapat digunakan secara portabel. Perancangan sistem dilakukan secara bertahap, mulai dari desain blok diagram, pemrograman mikrokontroler, perakitan rangkaian, hingga pengujian performa sistem. Hasil pengujian awal menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi dan menampilkan data secara akurat dan responsif. Inovasi ini diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap perkembangan teknologi wearable di Indonesia, tetapi juga menjadi bentuk pelestarian budaya melalui pendekatan modern. Dengan demikian, pemanfaatan batik sebagai media teknologi tidak hanya memperkaya nilai fungsional pakaian, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.

References

[1] Amran, A. R. (2025). Peran Teknologi Wearable dalam Memprediksi Serangan Jantung: Masa Depan Kesehatan Digital. NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA, 1(3), 227-

235.J. Breckling, Ed., The Analysis of Directional Time Series: Applications to Wind Speed and Direction, ser. Lecture Notes in Statistics. Berlin, Germany: Springer, 1989, vol. 61.

[2] T. A. P. Santoso, “Smart Shirt Untuk Mengukur Tingkat Kesehatan Dengan Menggunakan Teknologi Sensor Dan Fitur Digital”, Jurnal Sistem Cerdas, vol. 4, no. 2, pp. 104-113, 2021.M. Wegmuller, J. P. von der Weid, P. Oberson, and N. Gisin, “High resolution fiber distributed measurements with coherent OFDR,” in Proc. ECOC’00, 2000, paper 11.3.4, p. 109.

[3] Dewanata, G. M. (2021). Dasi Pintar Pengukur Suhu Tubuh Berbasis Arduino. SinarFe7, 4(1), 344-347.R. Wulandari, “Rancang Bangun Pengukur Suhu Tubuh Berbasis Arduino Sebagai Alat Deteksi Awal Covid-19”, Cirebon : Seminar Nasional Fisika, , 2020.FLEXChip Signal Processor (MC68175/D), Motorola, 1996.

[4] Kuswandi B, Irsyad LH, Puspaningtyas AR. Cloth-based microfluidic devices integrated onto the patch as wearable colorimetric sensors for simultaneous sweat analysis. Bioimpacts. 2023;13(4):347-353. doi: 10.34172/bi.2023.24195. Epub 2023 Apr 8. PMID: 37645027; PMCID:

PMC10460771.A. Karnik, “Performance of TCP congestion control with rate feedback: TCP/ABR and rate adaptive TCP/IP,” M. Eng. thesis, Indian Institute of Science, Bangalore, India, Jan. 1999.

[5] Sani, N. A., Akbar, I. A., Samopa, F., Tjahyanto, A., & Setiawan, B. (2021). Validasi low-cost wearable heart rate smartband terhadap alat ECG konvensional pada aktifitas olahraga dengan metode time dan frequency analysis. SISFO, 10(01), 37-50.

[6] Dewi, R. K., & Ekajayanti, P. P. N. (2025). Integrasi Teknologi Wearable dalam pemantauan Kesehatan jantung pada Wanita Pascamenopause studi kasus di paguyuban lansia Bahagia yuswa kencan semarang: Intregation Of Wearable Technology In Heart Healyh Monitoring For Postmenopausal Elderly Women At Paguyuban Lansia Bahagia Yuswa Kencana In Semarang. Intan Husada: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 13(01), 170-187.

[7] Fauziah, W., Fauziyah, N., Agustina, H. S., Rahayu, S., Adiutama, N. M., Handayani, F., & Yanti, S. S. (2024). Pemeriksaan Kesehatan Jantung Dalam Rangka Pengembangan Aplikasi Screening Jantung Berbasis Android. Budimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3).

[8] Wicaksono, I. (2024). Textile Macroelectronics: Architecting Sensate and Computational Fabrics across Scales (Doctoral dissertation, Massachusetts Institute of Technology)

[9] Pratama, R. S., Ramadhan, I., Wardhana, A., & Abdillah, T.

N. (2025). Analisis Literatur tentang Penggunaan Wearable IoT (Smart Watch, Smart Clothes, Smart Ring) untuk Optimalisasi Aktivitas Olahraga. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(2), 1857-1864

[10] Putri, S. A., & Dahlan, T. (2024). INOVASI TEKNOLOGI WEARABLE UNTUK PEMANTAUAN KESEHATAN MANDIRI: DAMPAKNYA TERHADAP PENINGKATAN GAYA HIDUP SEHAT DI MASYARAKAT. Diagnosis: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Inovasi Teknologi Kesehatan, 1(01), 9-12..

[11] Yunita, R. (2024). Pengaruh Internet of Things (IoT) terhadap Efisiensi dan Efektivitas Layanan Kesehatan: Tinjauan Literatur. Jurnal Responsive Teknik Informatika, 8(01), 12-18.

Downloads

Published

2025-07-26