Modernisasi Rumah Adat Baileo dengan Lampu Otomatis Berbasis Arduino Uno

Authors

  • Riski Dewanti Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Nayla Putri Salsabila Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Salsa Sabila Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Rudi Susanto Universitas Duta Bangsa Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.47701/w4x0yy51

Abstract

Perkembangan teknologi otomasi dalam bidang smart home membuka peluang untuk menggabungkan inovasi teknologi dengan pelestarian budaya lokal. Proyek ini mengusung konsep modernisasi rumah adat Baileo dari Maluku melalui pembuatan miniatur yang dilengkapi sistem lampu otomatis berbasis mikrokontroler Arduino Uno. Rumah Baileo dipilih karena memiliki nilai budaya dan spiritual yang tinggi serta menjadi simbol identitas masyarakat Maluku. Sistem otomasi menggunakan sensor suara KY-038 untuk menyalakan lampu LED secara otomatis saat mendeteksi suara tepuk tangan. Tahapan pembuatan sistem meliputi perancangan konsep, pemilihan komponen, penyusunan rangkaian elektronik, pemrograman Arduino, dan integrasi ke dalam miniatur rumah adat. Sistem dirancang menggunakan komponen sederhana seperti LED, resistor, dan sensor suara, yang disusun di atas breadboard dan dikendalikan oleh Arduino Uno. Pengujian dilakukan pada tiga jarak berbeda: 10 cm, 20 cm, dan 30 cm. Hasil menunjukkan tingkat keberhasilan deteksi sebesar 90% pada 10 cm, 50% pada 20 cm, dan 70% pada 30 cm, dengan suara terdeteksi dalam rentang 72–92 dB. Hasil ini menunjukkan bahwa efektivitas sistem dipengaruhi oleh jarak dan intensitas suara. Dengan hasil yang stabil dan respon yang konsisten, proyek ini berhasil menjadi media edukatif dalam mengenalkan dasar otomasi dan mikrokontroler, sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya melalui pendekatan teknologi yang kreatif dan aplikatif.

References

[1] W. Mahmuda dan Edidas, “Rancang Bangun Sistem Rumah Pintar Berbasis Arduino Uno,” Jurnal Vocational Teknik Elektronika dan Informatika (VoteTEKNIKA), vol. 9, no. 3, pp. 45–51, 2021.

[2] N. Sari dan A. Rahmawati, “Penerapan Sensor Suara pada Sistem Otomatisasi Lampu Berbasis Arduino,” Jurnal Teknik Elektro dan Komputer (JTEK), vol. 8, no. 1, pp. 12–17, 2022..

[3] A. Syahputra, D. P. Wulandari, dan A. Latupapua, “Revitalisasi Fungsi Rumah Adat Baileo dalam Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat Maluku Tengah,” Jurnal Arsitektur Arsir, vol. 10, no. 2, pp. 97–104, 2021.

[4] A. A. Y. R. Zain, H. N. E. Febrianto, L. P. Y. Putra, M. Saifullah, dan R. Susanto, “Sistem Lampu Otomatis Menggunakan Sensor Cahaya Dengan Kearifan Lokal Wayang,” Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB), 2023, hlm. 764.

[5] A. A. Y. R. Zain, H. N. E. Febrianto, dan L. P. Y. Putra, “Sistem Lampu Otomatis Menggunakan Sensor Cahaya,” Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB), 2023, hlm. 766.

[6] T. Suryana, “Menghidupkan Lampu Dengan Menggunakan Sensor LDR pada NODEMCU ESP8266,” Teknik Informatika,

Universitas Komputer Indonesia, tanpa tahun, tanpa halaman

[7] M. I. Tohari, J. Jamaaluddin, dan I. Sulistiyowati, “Sistem Pengenalan Suara sebagai Pengendali,” Teknik Elektro, hlm. 87, 2021.

[8] T. Suryana, “Menghidupkan Lampu Dengan Menggunakan Sensor LDR pada NODEMCU ESP8266,” Teknik Informatika, Universitas Komputer Indonesia, tanpa tahun, tanpa halaman.

[9] T. Sulistyorini, N. Sofi, dan E. Sova, “Pemanfaatan NodeMCU ESP8266 Berbasis Android (Blynk) sebagai Alat Mematikan dan Menghidupkan Lampu,” Jurnal Ilmiah Teknik, 2022, hlm. 44.

[10] M. Muchias, C. Bailey, dan M. Michael, “Simulator Breadboard: Perangkat Pembelajaran Teknik Digital,” 1 Apr. 2021, hlm. 1

Downloads

Published

2025-07-26