Simulasi Sistem Peringatan Dini Berbasis Sensor Gerak Ultrasonik Untuk Pencegahan Pencurian

Authors

  • Arjunnajah Muhammad Samhan Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Dwi Joko Supriyanto Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Musa Muhammad Isa Al'Azzam Universitas Duta Bangsa Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.47701/8p7nx247

Keywords:

Sensor Ultrasonik, ESP32, Keamanan, Telegram, Sistem Peringatan Dini, IoT, Buzzer

Abstract

Peningkatan angka kejahatan, khususnya pencurian, mendorong perlunya sistem keamanan yang lebih responsif dan modern dibandingkan sistem konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem peringatan dini berbasis sensor gerak ultrasonik HC-SR04 yang terintegrasi dengan mikrokontroler ESP32. Sistem ini dilengkapi dengan buzzer sebagai alarm dan sistem notifikasi real-time melalui aplikasi Telegram, yang memungkinkan pengguna menerima peringatan segera saat terdeteksi adanya pergerakan mencurigakan dalam radius kurang dari 200 cm.Proses pengembangan dimulai dari perancangan perangkat keras dan pemrograman mikrokontroler, diikuti dengan simulasi dan pengujian sistem menggunakan platform WOKWI. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu merespons secara cepat dan akurat terhadap aktivitas mencurigakan, dengan waktu respons rata-rata sekitar 2–3 detik. Sistem ini bekerja efektif dalam membedakan kondisi aman dan tidak aman, serta memberikan notifikasi yang tepat sasaran kepada pengguna.Keunggulan dari sistem ini terletak pada kemudahan implementasi, biaya yang relatif rendah, dan fleksibilitas dalam pengembangan lebih lanjut. Dengan potensi integrasi teknologi tambahan seperti kamera CCTV dan kecerdasan buatan (AI), sistem ini sangat relevan untuk diterapkan di berbagai lingkungan seperti rumah tinggal, kos-kosan, dan toko kecil. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sistem keamanan dapat memberikan solusi yang efektif, praktis, dan terjangkau untuk masyarakat.

References

[1] I. Ullah and Q. H. Mahmoud, “Design and Development of a Deep Learning-Based Model for Anomaly Detection in IoT Networks,” IEEE Access, vol. 9, pp. 95346–95361, 2021, doi: 10.1109/ACCESS.2021.3094024.

[2] W. Raditya et al., “Penerapan sistem keamanan gerbang rumah berbasis Telegram menggunakan ESP8266,” Jurnal Teknik dan Sistem Komputer (JTIKOM), vol. 3, no. 2, pp. 93–103, 2022.

[3] M. Nizam, H. Yuana, and Z. Wulansari, “Mikrokontroler ESP 32 sebagai alat monitoring pintu berbasis WEB,” JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), vol. 6, no. 2, pp. 767–772, 2022.

[4] B. Fu, N. Damer, F. Kirchbuchner, and A. Kuijper, “Sensing Technology for Human Activity Recognition: A Comprehensive Survey,” IEEE Access, vol. 8, pp. 83820–83840, 2020, doi: 10.1109/ACCESS.2020.2991891.

[5] Y. S. Pardosi, W. S. Hamonangan, and Syofian, “Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban Lingkungan Berbasis IoT dengan Notifikasi Telegram,” Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi, vol. 8, no. 3, pp. 1494–1502, 2022.

[6] M. R. Darmawan, "Implementasi Monitoring Pintu Rumah Menggunakan Kamera ESP32 Dan Aplikasi Telegram Berbasis IoT Untuk Smarthome Security," 2020, p. 18.

[7] A. D. Mulyanto, "Pemanfaatan Bot Telegram Untuk Media Informasi Penelitian," Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi, vol. 4, no. 1, pp. 49-50, 2020.

[8] A. I. Yusuf, S. Samsugi, and F. Trisnawati, “Sistem pengaman pintu otomatis dengan mikrokontroler Arduino dan module RF remote,” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik (JIMEL), vol. 1, no. 1, pp. 1–6, 2020.

Downloads

Published

2025-07-26