Pengendalian Ph Dalam Filtrasi Air Budidaya Ikan Lele Berbasis IoT
DOI:
https://doi.org/10.47701/rdw24w49Keywords:
Pengendalian Kualitas Air, Monitoring pH, Budidaya Ikan Lele, Sistem Filtrasi Otomatis, Pemantauan Jarak JauhAbstract
Tingginya angka kematian ikan lele pada fase pembesaran sering kali disebabkan oleh buruknya kualitas air kolam, terutama berkaitan dengan kadar pH. pH yang terlalu rendah (di bawah 5) dapat menimbulkan lendir berlebih pada insang dan memicu pertumbuhan jamur serta bakteri patogen, sementara pH yang terlalu tinggi (di atas 8,5) cenderung mengurangi nafsu makan ikan. Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan alat pemantau yang memadai, sehingga pembudidaya sering kali hanya mengandalkan pengamatan perilaku ikan sebagai indikator. Menanggapi permasalahan tersebut, penelitian ini merancang dan mengembangkan sistem otomatis untuk mengontrol kadar pH air dalam proses filtrasi budidaya ikan lele. Sistem ini memanfaatkan sensor untuk mengukur parameter pH secara real-time dan terhubung dengan aplikasi Android guna memungkinkan pemantauan dari jarak jauh. Implementasi sistem ini menunjukkan hasil positif, yaitu peningkatan laju pertumbuhan ikan serta penurunan angka kematian. Dengan demikian, sistem ini terbukti mampu menjaga kestabilan kualitas pH air kolam dan mendukung keberhasilan budidaya ikan lele.
References
[1] T. Widodo, A. B. Santoso, S. I. Ishak, and R. Rumeon, “Sistem
Kendali Proporsional Kualitas Air berupa Ph dan Suhu pada
Budidaya Ikan Lele Berbasis IoT,” J. Edukasi dan Penelit. Inform., vol. 9, no. 1, p. 59, 2023, doi: 10.26418/jp.v9i1.59607.
[2] A. Abror, R. Fitriadi, and M. Palupi, “Pengembangan Budidaya Ikan Lele Dengan Teknologi Bioflok Sebagai Upaya Mengurangi Kemiskinan Masyarakat Desa Sirau Kec. Kemranjen Kab.
Banyumas,” J. Pendidik. dan Pengabdi. Masy., vol. 4, no. 2, 2021,
doi: 10.29303/jppm.v4i2.2678.
[3] R. Ardyanti, D. D. Nindarwi, L. A. Sari, and P. D. Wulan Sari, “MANAJEMEN PEMBENIHAN LELE MUTIARA (Clarias sp.) DENGAN APLIKASI PROBIOTIK DI UNIT PELAYANAN TEKNIS PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PERIKANAN BUDIDAYA (UPT PTPB) KEPANJEN, MALANG, JAWA
TIMUR,” J. Aquac. Fish Heal., vol. 7, no. 2, p. 84, 2018, doi: 10.20473/jafh.v7i2.11254.
[4] R. Nurhidayat, “Pengendalian Kualitas Air Pada Budidaya Ikan
Lele Jenis Mutiara,” J. Ilm. Mhs. Kendali dan List., vol. 1, no. 2, pp. 42–50, 2021, doi: 10.33365/jimel.v1i2.632.
[5] T. Widodo, B. Irawan, A. T. Prastowo, and A. Surahman, “Sistem Sirkulasi Air Pada Teknik Budidaya Bioflok Menggunakan Mikrokontroler Arduino UNO R3,” J. Tek. dan Sist. Komput., vol. 1, no. 2, pp. 34–39, 2020, doi: 10.33365/jtikom.v1i2.12.
[6] Y. Rahmanto, A. Rifaini, S. Samsugi, and S. D. Riskiono, “SISTEM MONITORING pH AIR PADA AQUAPONIK MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO,” J.
Teknol. dan Sist. Tertanam, vol. 1, no. 1, p. 23, 2020, doi: 10.33365/jtst.v1i1.711.
[7] N. Fauziah, A. Munazilin, and F. Santoso, “Rancang Bangun Sistem Pengontrol Irigasi Otomatis Menggunakan Mikrokontroller Arduino Uno,” G-Tech J. Teknol. Terap., vol. 8, no. 3, pp. 1464– 1473, 2024, doi: 10.33379/gtech.v8i3.4343.
[8] N. Fahmi and S. Natalia, “Sistem pemantauan kualitas air budidaya ikan lele menggunakan teknologi IoT,” J. Media Inform. Budidarma, vol. 4, no. 4, pp. 1243–1248, 2020, doi: 10.30865/mib.v4i4.2486.
[9] A. Jayadi, T. Susanto, and F. D. Adhinata, “Sistem Kendali Proporsional pada Robot Penghindar Halangan (Avoider) Pioneer P3-DX,” Maj. Ilm. Teknol. Elektro, vol. 20, no. 1, p. 47, 2021, doi: 10.24843/mite.2021.v20i01.p05.
[10] A. N. Adi S, “Rancang Bangun Sistem Cerdas Terpusat Untuk Lokasi Parkir Menggunakan Tcrt5000 Berbasis Arduino,” J. Ilm. Mhs. Kendali dan List., vol. 1, no. 2, pp. 71–77, 2021, doi: 10.33365/jimel.v1i2.637.