UJI PERBANDINGAN TOTAL FLAVONOID EKSTRAK ETANOL 70% DAN ETANOL 96% DAUN KIRINYUH (CHROMOLAENA ODORATA L.)
DOI:
https://doi.org/10.47701/afn03x65Keywords:
kirinyuh, flavonoid total, etanolAbstract
Tanaman kirinyuh (Chromolaena odorata L.) sering dianggap sebagai tanaman pengganggu (gulma) di kalangan masyarakat umum. Penelitian dilakukan secara in vitro untuk mengetahui perbandingan kadar total flavonoid yang lebih tinggi dari pelarut etanol 70% dan 96% ekstrak daun kirinyuh. Penetapan kadar total flavonoid ekstrak etanol 70% dan 96% daun kirinyuh dilakukan dengan metode kalorimetri AlCl3 dengan kuersetin sebagai larutan standar Kemudian menyiapkan lima tabung reaksi dengan konsentrasi kuersetin masing-masing 40, 60, 80, 100, dan 120 ppm. Selanjutnya, ekstrak tersebut dicampurkan dengan larutan reagen AlCl3 10% dalam tabung reaksi baru dengan rasio 1:1, yaitu 1 mL ekstrak dicampur dengan 1 mL larutan reagen AlCl3 dan ditambah 8 mL larutan CH3COOH 5%. Hasil campuran ini kemudian dianalisis dengan menggunakan spektrofotometer Genesys 30-UV Vis pada panjang gelombang 425 nm untuk membuat kurva standar. Hasil diperoleh dari pengujian dengan metode kalorimetri yaitu ekstrak etanol 70% dan 96% daun kirinyuh dengan kadar total flavonoid 51,415 ± 0,462 mg QE/g dan 61,108 ± 3,030 mg QE/g. Dapat dilihat bahwa ekstrak etanol 96% memiliki kadar total flavonoid yang lebih tinggi dibandingkan dengan ekstrak etanol 70%, hal tersebut dikarenakan etanol 96% memiliki daya tarik senyawa yang lebih kuat untuk menarik senyawa flavonoid dari ekstrak daun kirinyuh daripada etanol 70%.
References
Abubakar, A.R. dan Haque, M. (2020) “Preparation of Medicinal Plants: Basic Extraction and Fractionation Procedures for Experimental Purposes,” Journal of Pharmacy and Bioallied Sciences, 12(1), hal. 1–10. Tersedia pada: https://doi.org/10.4103/jpbs.JPBS_175_19.
Afifah, N., Riyanta, A.B. dan Amananti, W. (2023) “Pengaruh Waktu Maserasi Terhadap Hasil Skrining Fitokimia Pada Ekstrak Daun Mangga Harum Manis (Mangifera indica L.),” Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya, 5(1), hal. 54–61. Tersedia pada: https://doi.org/10.36526/jc.v5i1.2634.
Fitriawati, A. dan Nordeka, M.O. (2024) “Physical Quality Test And Optimization of Kirinyuh Leaf Ethanol Extract Cream (Chromolaena odorata L.) Using Simplex Lattice Design Method,” Ambassador Pharma Journal, 4(1), hal. 209–217.
Hidayat, S. (2021) “Pemanfaatan Tumbuhan Obat oleh Beberapa Etnis di Indonesia,” in Seminar Nasional Perhimpunan Masyarakat Etnobiologi Indonesia. Bogor: Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI, hal. 177–185. Tersedia pada: www.theplantlist.org.
Oktaviani, F.I., Permatasari, D.A.I. dan Raharjo, D. (2023) “Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji Variates Australia (Psidium Guajava Variates Pyrifera) Terhadap Bakteri Escherichia Coli ATCC 25922 Dengan Metode Difusi Dan Dilusi,” Journal of Educational Innovation and Public Health, 1(4), hal. 165–174. Tersedia pada: https://doi.org/10.55606/innovation.v1i4.1869.
Pramono, H. (2020) “Pemanfaatan Kompos Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) Untuk Mengoptimalkan Produksi Tanaman Terung (Solanum melongena L.),” Jurnal Hortuscolere, 1(01), hal. 1–6. Tersedia pada: https://doi.org/10.32530/jh.v1i01.67.
Putra, R.S., Hariri, A. dan Wandansari, N.R. (2024) “Evaluasi Penyuluhan Pemanfaatan Serasah Jagung dan Kirinyuh Sebagai Pupuk Organik di Batu,” in National Conference of Applications in Agriculture and Animal Science. Malang: Politeknik Pembangunan Pertanian Malang, hal. 1–9. Tersedia pada: https://jurnal.polbangtanmalang.ac.id/index.php/semnas2024/article/view/3533.
Putry, B.O., Harfiani, E. dan Tjang, Y.S. (2021) “Systematic Review : Efektivitas Ekstrak Daun Kirinyuh (Chromolaena Odorata) Terhadap Penyembuhan Luka Studi In Vivo Dan In Vitro,” in Seminar Nasional Riset Kedokteran (SENSORIK II). Veteran Jakarta, hal. 1–13.
Suhendar, U. dan Sogandi (2019) “Identifikasi Senyawa Aktif Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum) Sebagai Inhibitor Streptococcus mutans,” Al-Kauniyah: Jurnal Biologi, 12(2), hal. 229–239. Tersedia pada: https://doi.org/10.15408/kauniyah.v12i2.12251.
Suparman, A., Susilawati, Y. dan Chaerunisaa, A.Y. (2021) “Formulasi Tablet dengan Bahan Aktif Ekstrak Tumbuhan Obat Indonesia: Review,” Majalah Farmasetika, 6(3), hal. 234–252. Tersedia pada: https://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v6i3.32259.
Tommy, M., Pratama, N.P. dan Sari, K.R.P. (2022) “Perbandingan Kadar Total Fenolik dan Flavonoid Ekstrak Etanol Daun, batang, dan Akar Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis,” Jurnal Pharmacia Mandala Waluya, 1(5), hal. 217–231. Tersedia pada: https://doi.org/10.54883/jpmw.v1i5.48.
