IDENTIFIKASI SENYAWA FITOKIMIA EKSTRAK DAUN MIANA (COLEUS ATROPURPUREUS L. BENTH)
DOI:
https://doi.org/10.47701/vdhxvf11Keywords:
Daun miana, maserasi, fitokimiaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan fitokimia dari ekstrak etanol daun miana dengan pengujian organoleptis, kadar air, bebas alkohol, serta uji fitokimia kualitatif. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak memiliki karakteristik organoleptis berwarna ungu tua, berbau khas aromatik, dan berbentuk kental. Kadar air ekstrak menunjukkan nilai 7,48 %, uji bebas alkohol menunjukkan hasil negatif, serta hasil uji fitokimia kualitatif menunjukkan adanya senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan steroid. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun miana mengandung senyawa bioaktif yang potensial untuk dikembangkan dalam pengobatan herbal.
References
Fikayuniar, L., Abriyani, E., & Aminah, S. (2021). Standarisasi Ekstrak Etanol Herba Tespong (Oenanthe Javanica (Blume) DC). Pharma Xplore Jurnal Ilmiah Farmasi, 6(1), 51–59.
Tivani, I., Amananti, W., & Rima Putri, A. (2021). Uji Aktivitas Antibakteri Handwash Ekstak Daun Turi (Sesbania Grandiflora L) Terhadap Staphylococus Aureus. Jurnal Ilmiah Manutung, 7(1), 86–91.
Richart, J. E., Salempa, P., & Faika, S. (2023). Analisis Kadar Antosianin Pada Daun Miana (Lamiaceae). Jurnal Chemica, 24(1), 40–52. Https://Ojs.Unm.Ac.Id/Chemica/Article/Download/44328/22269
Ridwan, Y., Satrija, F., & Handharyani, E. (2020). In Vitro Anticestode Activity Of Secondary Metabolite Of Coleus Blumei. Benth Leaves On Hymenolepis Microstoma. Jurnal Medik Veteriner, 3(1), 31–37. Https://Doi.Org/10.20473/Jmv.Vol3.Iss1.2020.31-37
