KAJIAN EVALUATIF PENGADAAN OBAT DI RSUD X KOTA SURAKARTA TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.47701/9r1pf493Keywords:
evaluasi, pengadaan obat, rumah sakitAbstract
Pengadaan obat menjadi salah satu tahap penting dalam proses pengelolaan obat di rumah sakit. Pengadaan obat merupakan kegiatan untuk merealisasikan kebutuhan yang telah direncanakan sesuai jenis dan jumlahnya untuk menunjang pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi proses pengadaan obat di RSUD X Kota Surakarta Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental. Teknik pengumpulan data dilakukan secara retrospektif menggunakan data pengadaan obat tahun 2024 dari bulan Januari-Desember. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persentase dana yang tersedia dengan keseluruhan dana yang dibutuhkan sebesar 113%, persentase pengadaan yang sesuai dengan kenyataan pakai adalah 101%, frekuensi pengadaan tiap item obat pertahun sebanyak 24 kali, dan persentase kesalahan faktur adalah 0,7%. Dari hasil parameter-parameter tersebut, menunjukkan bahwa pengadaan obat di RSUD X Kota Surakarta Tahun 2025 belum optimal, sehingga diperlukan evaluasi dan perbaikan lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas pengadaan obat yang lebih baik.
References
Aisyah, N., Rizkiyah, Ilahi, F. S., & Soraya, A. (2022). Profil Pengelolaan Obat Di Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 5(2), 249–257. https://doi.org/10.36387/jifi.v5i2.1253
Ananda, Y. T. (2023). Manajemen Pengelolaan Farmasi di Rumah Sakit. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3), 1093–1102.
Anasagita, P., Baco, J., & Sucitra, A. Y. (2024). Evaluasi Pengelolaan Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) K. Jurnal Pharmacia Mandala Waluya, 3(2), 100–114.
Arief, I., & Kartikasari, N. (2021). Evaluasi Pengelolaan Persediaan Farmasi dan Bahan Medis Habis Pakai di Suatu Instalasi Farmasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Swasta Kota Jakarta. Pharmaceutical Science Journal, 1(1), 9–18.
Dewi, I. G., Dyahariesti, N., & Yuswantina, R. (2020). Evaluasi Perencanaan dan Pengadaan Obat di RSUD Pandan Arang Boyolali. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 03(01), 59–65.
Girsang, V. I., Maharani, M., Sinaga, J., & Purba, I. E. (2022). Standarisasi Manajemen Pengelolaan Obat Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah. Jurnal Farmanesia, 9(1), 68–77. https://doi.org/10.51544/jf.v9i1.3432
Ihsan, S., Indri, W., Hasmi, S., Anwar, I., Hikmah, N., Farmasi, F., Halu, U., Hijau, K., Tridharma, B., Jl, H. E. A., & Kendari, M. (2021). Evaluasi Pengelolaan Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari Tahun 2019 Evaluation of Drug Management in Pharmacy Installation of Bhayangkara Hospital Kendari in 2019. 7(1). https://doi.org/10.33772/pharmauho.v7
Irawan, Y. H., Rostikarina, N. A., Rahmawati, Y., Farmasi, P. S., Wira, K., & Nusantara, H. (2024). Kajian Literatur Pengelolaan Obat di Rumah Sakit. 336–342.
Karimah, C., Arso, S. P., & Kusumastuti, W. (2020). Analisis Pengelolaan Obat Pada Tahap Pengadaan Di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 182–187.
Permenkes RI. (2016). Peraturan Meteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit (pp. 1–63).
Pura, A. A., Kadarisman, S., Nugroho, T., Kosasih, & Paramarta, V. (2024). Manajemen Perencanaan dan Pengadaan Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Khusus Paru Karawang. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN), 4(3), 1101–1110.
Safitri, T. F., Permadi, Y. W., & Rahmatullah, S. (2021). Evaluasi Perencanaan Dan Pengadaan Obat Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Mitra Siaga Kabupaten Tegal. Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS, 3(01), 46–53. https://doi.org/10.46772/jophus.v3i01.496
Satibi. (2025). Manajemen Obat di Rumah Sakit. Gadjah Mada University Press.
Undang-undang RI. (2023). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan.
Wardani, H. K. (2023). Manajemen Farmasi Rumah Sakit.
Yuniarti, F. D., Satibi, & Andayani, T. M. (2021). Evaluasi Management Support pada Pengelolaan Obat di RSUD Kabupaten Ngawi. Majalah Farmaseutik, 17(1), 69–76. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v17i1.52157
