ANALISIS KETERLAMBATAN PELAPORAN RUMAH SAKIT BERBASIS ELEKTRONIK

Authors

  • Mawar Ambarwati Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Hesty Latifa Noor Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Muhammad Zia Ulhaq Universitas Alma Ata Yogyakarta
  • Devi Pramita Sari Universitas Duta Bangsa Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.47701/sikenas.vi.2106

Keywords:

Elektronik, Keterlambatan, Pelaporan, Sensus Harian Rawat Inap

Abstract

Pelaporan Rumah Sakit menurut Depkes (2006) memiliki ketentuan antara lain, harus
diisi lengkap oleh masing-masing petugas ruangan dimulai pukul 00.00 WIB setiap hari tersebut,
disetorkan ke satuan rekam medis pengolahan data setiap pagi dan ditandatangani oleh kepala
ruangan, dilakukan cheking mengenai pasien yang keliru dan yang masuk, dilakukan proses
rekapitulasi harian rawat inap dan disusun setiap bulan, rekapitulasi bulanan dikumpulkan untuk
bahan pelaporan kegiatan rumah sakit. Faktor Keterlambatan Pelaporan dipengaruhi unsur 3M
yaitu Man (Manusia), Method (Procedure / SOP), Minute (Target waktu), Money (Penghargaan).
Faktor-faktor keterlambatan pelaporan berbasis elektronik di RSJD Dr. RM. Soedjarwadi
Provinsi Jawa Tengah di pengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya dari unsur Man (Manusia)
petugas bangsal lupa proses validasi terkait memindahkan pasien dan kepala bangsal kurang
mengontrol perpindahan pasien. Dari segi Method (Prosedur / SOP), SOP (Standar Operasional
Prosedur) di RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Provinsi Jawa Tengah masih mengunakan SOP yang
mengatur pelaporan secara manual,sedangkan SOP yang mengatur pelaporan berbasis elektronik
belum ada. Faktor keterlambatan dari unsure Minute (Target waktu), Target waktu pengembalian
Sensus Harian Rawat Inap ke bagian pelaporan tidak konsisten, sehingga mempengaruhi
keterlambatan laporan. Pada unsure Money (Penghargaan), tidak ada reward atau penghargaan
untuk bangsal yang tertib dalam pengisian dan pengembalian Sensus Harian Rawat Inap.
Sebaiknya perlu adanya sosialisasi kepada semua petugas pengisian Sensus Harian Rawat Inap
dan kepala bangsal tentang pentingnya Sensus Harian Rawat Inap, tata cara pengisian serta
batas waktu pengembalian Sensus Harian Rawat Inap, diperlukan juga adanya peningkatan lagi
kontrol kepala bangsal kepada perawat dalam pengisian sensus serta perlu adanya SOP terkait
Sensus Harian Rawat Inap berbasis elektronik.

References

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2006). Pelayanan Medis. Profil Kesehatan

Indonesia, 1–322

Depkes, RI. 2006. Pedoman Penyelenggaraan Prosedur Rekam Medis Rumah Sakit. Jakarta :

Direktorat Jendral Bima Pelayanan Medika.

Diningrat, F. C., & Sugiarti, I. (2017). Faktor-Faktor Keterlambatan Pengembalian Sensus. 43–

Igustin Budiyanti Yusuf, Tri Lestari, Harjant ( 2017 ),Tinjauan pelaksanaan sensus harian rawat

inap di rumah sakit umum daerah pandan arang boyolali. Jurnal Rekam Medis, ISSN 1979-

, VOL.VII.NO.2, OKTOBER 2013, Hal 9-17

Kemenkes. 2008. Permenkes No. 269/Menkes/Per/III Tahun 2008 Tentang Rekam Medis. Jakarta :

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. “Juknis SIRS 2011: Sistem Informasi Rumah Sakit.†Direktorat

Jenderal Bina Upaya Kesehatan, 2011

Kementerian Kesehatan RI. “Juknis SIRS 2011: Sistem Informasi Rumah Sakit.†Direktorat

Jenderal Bina Upaya Kesehatan, 2011.

Kurniawan, A., Lestari, T., & Rohmadi. (2010). Analisis Pemanfaatan Data Sensus Harian Rawat

Inap Untuk Pelaporan Indikator Pelayanan Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr.

Soeroto Ngawi. Kesehatan, IV(2), 62–

https://ejurnal.stikesmhk.ac.id/index.php/rm/article/view/10/8.

Peraturan Mentri Kesehatan RI No.1171/MENKES/PER/VI/2011.Sistem Informasi Rumah Sakit.

Riski Wahyuni ( 2020). Keterlambatan pelaporan sensus harian rumah sakit. Karya Tulis Ilmiah

Literature Review Makassar.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : CV, ALFABETA

Downloads

Published

2022-06-18

Issue

Section

Articles

How to Cite

ANALISIS KETERLAMBATAN PELAPORAN RUMAH SAKIT BERBASIS ELEKTRONIK. (2022). Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional, 516-519. https://doi.org/10.47701/sikenas.vi.2106