EDUKASI GIZI PADA IBU HAMIL MELALUI MEDIA BOOKLET UNTUK MENCEGAH KEJADIAN STUNTING DALAM KELAS HAMIL DI DESA TORIYO SUKOHARJO
DOI:
https://doi.org/10.47701/sikenas.vi.2087Keywords:
Edukasi Ibu Hamil, Media Book, Pengetahuan StuntingAbstract
Menurut Kemenkes RI (2008), salah satu pencegahan stunting dapat dilakukan melalui
edukasi pada ibu dalam perubahan perilaku peningkatan kesehatan dan gizi keluarga. Kasus
stunting masih menjadi masalah gizi yang terjadi pada anak baduta dan balita. Stunting
merupakan masalah gizi yang serius yang harus segera ditangani karenda berdampak pada
keberlangsungan hidup anak di masa yang akan datang. Penyuluhan tentang zat gizi merupakan
salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kasus stunting. Penyuluan oleh tenaga
medis ini bisa menggunakan media booklet yang dipilih sebagai media pendidikan kesehatan
karena mampu menyebarkan informasi, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil.
Kegiatan penyuluhan tersebut bisa dilakukan melalui kelas ibu hamil, merupakan salah satu cara
yang dapat digunakan untuk menyebarkan informasi yang berkaitan dengan gizi dan kesehatan
saat kehamilan untuk mencegah stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan
edukasi gizi ibu hamil menggunakan media booklet dengan pengetahuna ibu hamil untuk
mencegah kasus stunting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental
design (one group pre-test post-test), subjek penelitian 35 orang ibu hamil normal tanpa
komplikasi. Analisis data dengan uji paired t test. Pemberian edukasi gizi ibu hamil menggunakan
media booklet efektif terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan stunting
(p-value 0,005).
References
Azwar. (2010). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya, edisi 2. Cetakan XII. Yogyakarta:
Pustaka Pelajar.
Dimiati H. (2012). Pertumbuhan Janin Terhambat sebagai Faktor Risiko Penyakit Kardiovaskular.
Jurnal Kedokteran Syakiah Kuala,13(3), 157-64.
Ernawati F, Rosmalina Y, Permanasari Y. (2013). Pengaruh Asupan Protein Ibu Hamil dan
Panjang Badan Bayi Lahir terhadap Kejadian Stunting pada Anak Usia 12 Bulan di Kabupaten
Bogor. Penelitian Gizi dan Makanan, 36(1), 1-11.
Goni, Loah, Pangemanan. (2013). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil dengan Status
Gizi selama Kehamilan di Puskesmas Bahu Kota Manado, Ejurnal Keperawatan (e-Kp), 1(1).
Gluckman PD, Hanson, M.A. (2005). The Fetal Matrix: Evolution, Development and Disease.
New York, United States: Cambridge University Press. http://
www.cambridge.org/9780521834575.
Hastuti PS, Nugroho HSW, Usnawati N. (2011). Efektifitas Pelatihan Kelas Ibu Hamil untuk
Meningkatkan Pengetahuan, Sikap, Keterampilan dan Kunjungan Antenatal Care. Vorikes,
(2), 122-34.
Kementerian Kesehatan RI. (2011). Pedoman Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil. Jakarta: Kemenkes
RI. Millennium Challenge Account – Indonesia (MCAI). (2016). Stunting dan Masa Depan
Indonesia.http://www.mcaindonesia.go.id.
Mitra. (2015). Permasalahan Anak Pendek (Stunting) dan Intervensi untuk Mencegah Terjadinya
Stunting. Jurnal Kesehatan Komunitas, 2(6), 254-261.
Ni’mah K., Nadhiroh SR. (2015). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada
Balita. Media Gizi Indonesia, 10(1), 13-19.
Olsa EA., Sulastri D., Anas E. (2017). Hubungan Sikap dan Pengetahuan Ibu terhadap Kejadian
Stunting pada Anak Baru Masuk Sekolah Dasar di Kecamatan Nanggalo. Jurnal Kesehatan
Andalas, 6(3), 523-529.
Perignon, et al. (2014). Stunting, Poor Iron Status and Parasite Infection Are Significant Risk
Factors for Lower Cognitive Performance in Cambodian School-Aged Children. Plos One,
(11).
Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. (2016). Situasi Balita Pendek. Jakarta :
Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.
Picauly, I dan Toy SM. (2013). Analisis Determinan dan Pengaruh Stunting terhadap Prestasi
Belajar Anak Sekolah di Kupang dan Sumba Timur NTT. Jurnal Gizi dan Pangan, 8(1), 55-62.
Rahayu, Khairiyati. (2014). Risiko Pendidikan Ibu terhadap Kejadian Stunting pada Anak 6-23
Bulan. Penelitian Gizi Makanan, 37(2), 129-136
Sartono. (2013). Hubungan Kurang Energi Kronis Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting Pada Anak
Usia 6-24 Bulan di Kota Yogyakarta. [Tesis]. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.
Syari M., Serudji J., Mariati U. (2015). Peran Asupan Zat Gizi Makronutrien Ibu Hamil terhadap
Berat Badan Lahir Bayi di Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(3), 729-736.
Trihardiani, Ismi. (2011). Faktor Risiko Kejjadian Berat badan Lahir Rendah Di Wilayah Kerja
Puskesmas Kingkawang Timur dan Utara Kota Singkawang. [Skripsi]. Semarang: Program
Studi Gizi Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro.
Unicef Indonesia. (2012). Ringkasan kajian gizi ibu dan anak. Retrieved from
Wenas, RA., Lontaan, A., Korah, BH. (2014). Pengaruh Promosi Kesehatan tentang Tanda Bahaya
Kehamilan terhadap Pengetahuan Ibu Hamil di Puskesmas Amurang Kabupaten Minahasa
Selatan. Jurnal Ilmiah Bidan, 2(2), 1-5.
