HUBUNGAN TINGKAT STRES TERHADAP POLA MAKAN DAN POLA AKTIVITAS PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI

Authors

  • Insanul Firdaus Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Heni Sulityoningsih Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Marni Marni Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Risky Ain Nur Rohmah Universitas Duta Bangsa Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.47701/sikenas.vi.3026

Keywords:

tingkat stres, pola makan, pola aktivitas, lansia, hipertensi

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dan menjadi salah satu faktor utama penyebab kematian nomor satu didunia dan menjadi penyebab kematian terbanyak yang menempati urutan ke 3 di Indonesia dengan angka kematian 27,1%. Hipertensi paling banyak menyerang pada usia lebih dari 60 tahun karena telah mengalami kemunduran sel-sel tubuh, sehingga fungsi dan daya tubuh menurun serta faktor resiko terhadap penyakit meningkat. Kondisi stres dan gaya hidup yang buruk merupakan faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kenaikan tekanan darah akibat saraf simpatik yang memicu terjadinya peningkatan tekanan darah dan curah jantung. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan menggunakan metode cross sectional, yaitu untuk mencari hubungan tingkat stres terhadap pola makan dan pola makan pada lansia penderita hipertensi. Sampel yang digunakan 45 lansia penderita hipertensi yang diberikan kuisioner berupa DASS (Depression Anxiety and Stress Scale), kuisioner pola makan, dan pola aktivitas yang kemudian diolah dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: Berdasarkan uji statistik menggunakan chi-square didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara tingkat stres dengan pola makan pada lansia penderita hipertensi dengan nilai p=0,000 (p<0,05), dan juga terdapat hubungan antara tingkat stres dengan pola aktivitas pada lansia penderita hipertensi dengan nilai p=0,013 (p<0,005). Kesimpulan: Terdapat Hubungan Tingkat Stres Terhadap Pola Makan dan Pola Aktivitas pada Lansia Penderita Hipertensi

References

Aethelstone, M.I. 2017. Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Terkait Faktor Resiko Diabetes Melitus Tipes 2 Pada Remaja di Kecamatan Gedongtengen, Yogyakarta. Universitas Sanata Dharma

Andhini, N. F. 2017. Hubungan asupan natrium dn lemak pada kejadian hipertensi. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Arta, R.D., Fithroni, H. 2021. Hubungan Tingkat Stres Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Mahasiswa Semester Akhir Di Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Kesehatan Olahraga. 09(0), 261 – 270.

Berawi, K.N & Agverianti, T. 2017. Efek Aktivitas Fisik Pada Proses Pembentukan Radikal Bebas Sebagai Faktor Ateroskelrosis. Majority. 6(2), 85-90.

Fahlove, M. A., Anggraeni, S., Ariyanto, E., & Kes, M. (2019). Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Puskesmas Sungai Besar Banjarbaru Tahun 2019.

Gerber, M., S. Ludyga, M. Mucke, F. Colledge, S. Brand, and U. Puhse. 2017. Low Vigorous Physical Activity is Associated with Increased Adrenocortical Reactivity to Psychosocial Stress in Student with Stress Perception. Elsevier. 80: 104-113Gusni, E., Susmiati, Maisa, E.A. 2022. Stres Dan Emotional Eatingpada Mahasiswa S1 Fakultas Keperawatan. Jurnal LINK. 18(2), 155-161.

Hill, D., Conner,M., Clancy, F., et al. 2021. Stress And Eating Behaviours In Healthy Adults: A Systematic Review And Meta-Analysis. Journal Of Health Psychology Review.

Kartika, M. Subakir1, Mirsiyanto, M. 2021. Faktor-Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawang Kota Sungai Penuh Tahun 2020. Jurnal Kesmas Jambi (JKMJ). Vol. 5 No. 1

Monica, R., Irfannuddin, Nasution, N. 2017. Pengaruh Latihan Fisik Intensitas Ringan Dan Sedang Terhadap Perubahan Kadar Hormon Beta–Endorphin Mencit (Mus Musculus L.) Hamil. Biomedical Journal of Indonesia : Jurnal Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya.Vol 3(2).

Nair, M & Peate,I. 2015. Dasar-dasar patofisologi terapan. Bumi Medika:Jakarta

Nurrahmawati, F., & Fatmaningrum, W. 2018. Hubungan Usia, Stres, Dan Asupan Zat Gizi Makro Dengan Kejadian Obesitas Abdominal Pada Ibu Rumah Di Kelurahan Sidotopo, Surabaya. Amerta Nutrition. 2(3):254- 264.

Nursalam (2015) Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Edisi Keti. Jakarta: Salemba Medika

Prasasti, A.P., 2022. Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Hipertensi pada Usia Dewasa Pertengahan (Middle Age) di Puskesmas Tempeh. Skripsi. Universitas dr. Soebandi Jember

Riskesdas, K. K. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). 44(8)

Sandy, M.S.H. 2021. Hubungan Tingkat Stress Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Literatur Review. Sari, G. M., & Kusum, T. 2018. Factors Correlated with the Intention of Iron Table

Simanullang, P. 2018. Hubungan Gaya Hidup Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Puskesmas Darussalam Medan. Jurnal Darma Agung Volume XXVI, 1: 522 – 532.

Surbakti, S. H. (2019). Skripsi gambaran gaya hidup penyakit hipertensi di ruang rawat inap santo ignatius rumah sakit santa elisabeth medan tahun 2019. Jurnal Penelitian, 1–82.

Vainik, U., Neseliler, S., Konstabel, K., et al. 2015. Eating traits questionnaires as a continuum of a single concept. Uncontrolled eating. Appetite. 90, 229–239

Widodo, C., Tamtomo, D., Prabandar, A.N. 2016. Hubungan Aktifitas Fisik, Kepatuhan Mengkonsumsi Obat Anti Diabetik dengan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus di Fasyankes Primer Klaten. JSK. 2(2).

Downloads

Published

2023-06-30

Issue

Section

Articles