KEBUTUHAN TENAGA KERJA UNIT REKAM MEDIS BERDASARKAN METODE ABK Kes DI RSUD WARAS WIRIS

Authors

  • Nopita Cahyaningrum Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Istiyawati Rahayu Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Fitria Wulandari Universitas Dian Nuswantoro Semarang
  • Arga Maulana RSUD Waras Wiris
  • Angelina Chantika Puspitaningdiaz Agus Universitas Duta Bangsa Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.47701/sikenas.vi.2968

Keywords:

ABK Kes, SDMK Unit Rekam Medis, Kebutuhan

Abstract

RSUD Waras Wiris Boyolali merupakan rumah sakit umum tipe C dengan jumlah petugas rekam medis sebanyak 14 petugas, jumlah petugas ini tidak sebanding dengan beban kerja yang ada sehingga terjadi banyak rangkap tugas. Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah kebutuhan tenaga kerja bagian unit rekam medis berdasarkan metode ABK Kes di RSUD Waras Wiris Boyolali tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian survei deskriptif, dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 14 petugas unit rekam medis dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penghitungan kebutuhan SDMK unit rekam medis menggunakan metode ABK Kes diperoleh hasil 23 petugas dengan rincian 1 petugas kabag unit rekam medis, 3 petugas pendaftaran rawat jalan, 4 petugas pendaftaran gawat darurat, 3 petugas assembling, 4 petugas coding indexing, 1 petugas analizing reporting, 4 petugas filing dan 3 petugas casemix. Kesimpulan penelitian ini adalah jumlah petugas unit rekam medis di RSUD Waras Wiris Boyolali saat ini sebanyak 14 petugas serta dari hasil perhitungan menggunakan metode ABK Kes didapatkan hasil sebanyak 16 petugas sehingga perlu penambahan. Penulis menyarankan sebaiknya perlu melakukan penambahan 2 petugas rekam medis, agar beban kerja petugas tidak tinggi.

References

Bangun, G. E., Muniroh, & Putra, D. H. (2021). Tinjauan Kebutuhan Koder Berdasarkan Bebankerja Unit Rekam Medis Di Rs Imanuel Bandar Lampung. Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK), 37-44.

Budi, S. C. (2011). Manajemen Unit Kerja Rekam Medis. Yogyakarta: Quantum Sinergis Media.

Cahyaningrum, N. N. Utami, Y.T., Rahmawati, E.N., & Nugroho, B.S. (2021). Kebutuhan Tenaga Kerja Bagian Filing Berdasarkan Metode ABK Kes di RSUD dr. Moewardi. Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan, 40-73.

Hatta, G. (2009). Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Universitas Indonesia.

Menkes RI. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 Tentang Rekam Medis. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Nazhifah, N., Yustika, I. A., & Hidayati. M.(2021). Analisis Kebutuhan SDM Petugas Rekam Medis dengan Menggunakan Metode Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK-Kes). Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo, 257-266.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pardjono. (2016). Buku Manual 1. Jakarta.

Permenkes No 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis

Permenpan-RB RI. (2020). Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Pedoman Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Siswati. (2018). Manajemen Unit Kerja. Jakarta : Badan PPSDM Kesehatan RI

Sritomo, W. (2003). Ergonomi Studi Gerak dan Waktu tentang Analisis Untuk Peningkatan Produktivitas Kerja. Surabaya: Guna Widya.

Sudra, R. I. (2017). Rekam Medis. Yogyakarta: Universitas Terbuka.

Sugiyono (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alphabet.

Downloads

Published

2023-06-30

Issue

Section

Articles