ANALISIS PENGHITUNGAN PRODUKTIVITAS PELAYANAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT

Authors

  • Hesty Latifa Noor Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Devi Pramita Sari Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Septia Ismayanti Universitas Duta Bangsa Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.47701/sikenas.vi.2864

Keywords:

produktivitass rawat inap, standar ideal

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penghitungan produktivitas Rawat Inap di Rumah Sakit. Data statistik pelayanan rawat inap digunakan sebagai sumber data utama yang digunakan untuk menilai dan mengevaluasi pelayanan rawat inap di Rumah Sakit. Layanan di instalasi Rawat Inap membutuhkan tempat tidur untuk keperluan observasi, diagnosis, terapi, rehabilitasi medik, serta penunjang medik lain sehingga harus dilakukan penghitungan secara akurat yang hasilnya dapat digunakan sebagai dasar penentuan kebijakan Rumah Sakit. Pasca pandemi Covid 19 mengalami Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Yakksi Gemolong penurunan jumlah kunjungan yang mengakibatkan beberapa nilai indikator rawat inap dibawah standar ideal yang telah ditetapkan berdasarkan rumus Barber Johnson. Dengan metode penelitian secara Deskriptif diperoleh Nilai BOR atau persentase penggunaan tempat tidur di Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Yakksi Gemolong pada Tahun 2022 di Tribulan I,II, III dan IV berada di kisaran 40,58 – 48,8 % angka ini dibawah standar ideal yaitu 75 – 85%. Penghitungan LOS atau rata – rata lama dirawat di Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Yakksi Gemolong di tahun 2022 pada Tribulan I,II dan IV adalah 4 hari, sedangkan di Tribulan III 3 hari, sehingga pada penghitungan LOS ideal menurut rumus Barber Johnson yaitu 3-12 hari. Pada penghitungan TOI atau rata-rata hari tempat tidur tidak terpakai dari saat terisi ke saat terisi berikutnya di Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Yakksi Gemolong pada Tribulan I – IV di tahun 2022 rata – rata 4-5 hari hal ini tidak sesuai dengan standar Ideal penghitungan TOI berdasarkan rumus Barber Johnson yaitu 1-3 hari. Penghitungan BTO atau frekuensi pemakaian tempat tidur, berapa kali tempat tidur rumah sakit di pakai diperoleh hasil 10 – 12 kali sehingga di bawah nilai standar ideal yaitu minimal 30 kali. Penyebab terjadinya angka BOR, TOI dan BTO tidak sesuai dengan angka ideal adalah menurunnya angka kunjungan di Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Yakksi Gemolong, perlu dilakukan pengelolaan tempat tidur rawat inap yang lebih baik, peningkatan kualitas pelayanan dan perlunya menawarkan ke khasan pelayanan sehingga dapat diminati pasien serta perlunya peningkatan strategi marketing yang diharapkan mampu lebih menarik masyarakat untuk berobat di rumah sakit tersebut.

References

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Depkes RI. (2005).Buku Petunjuk Pengisian, Pengolahan dan Penyajian Data Rumah Sakit. Jakarta: Depkes RI.

Firdaus, Sunny Ummul. (2008). Rekam Medis Dalam Sorotan Hukum Dan Etika. Surakarta: LPP UNS dan UNS Press.

Hatta, Gemala R. (2009). Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta: UI Press.

Hosizah dan Yati Maryati. (2018). Sistem Informasi Kesehatan II Statistik Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.

Indradi S, Rano. (2017). Rekam Medis. Tangerang Selatan: UniversitasTerbuka.

Menkes RI. (2008). Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 269/MENKES/PER/III/2008 tentang Rekam Medis. Jakarta: Menkes RI.

Menkes RI. (2011). Juknis SIRS 2011 Sistem Informasi Rumah Sakit. Jakarta: Menkes RI.

Menkes RI. (2013). Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 55 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Rekam Medis. Jakarta: Menkes RI.

Notoadmodjo, S. (2017). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

Republik Indonesia. (2009). Undang- Undang RI Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Jakarta: Republik Indonesia.

Rustiyanto, Ery. (2009). Etika Profesi Perekam Medis Dan Informasi Kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Rustiyanto, Ery. (2010). Statistik Rumah Sakit Untuk Pengambilan Keputusan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Saryono dan Mekar Dwi. (2013). Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Dalam Bidang Kesehatan. Yogyakarta: NuhaMedika.

Sudra, Rano Indradi. (2010). Statistik Rumah Sakit. Yogyakarta: Graha Ilmu

Downloads

Published

2023-06-30

Issue

Section

Articles