ANALISIS KADAR KURKUMIN JAMU KUNYIT ASAM MENGGUNAKAN METODE KLT-DENSITOMETRI

Authors

  • Desy Ayu Irma Permatasari Prodi Farmasi Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Gezha Icsvanditra Prodi Farmasi Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Muladi Putra Mahardhika Prodi Farmasi Universitas Duta Bangsa Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.47701/sikenas.v0i0.1260

Abstract

Indonesia kaya akan sumber daya alam, termasuk diantaranya tanaman herbal yang telah dipercaya oleh masyarakat untuk digunakan sebagai obat. Salah satu obat herbal yang banyak dikenal masyarakat adalah Jamu Kunyit Asam. Jamu ini dijual dengan cara digendong oleh pedagang di pasar tradisional. Jamu Kunyit Asam terdiri dari kunyit ( Curcuma domestica ) dan asam ( Tamarindus indica ). Kunyit memiliki kandungan zat aktif yang paling umum diketahui adalah kurkumin, yang memiliki aktivitas biologis sebagai analgetik, antipiretik dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar kurkumin pada jamu kunyit asam yang ada di Desa Palur.
Metode penelitian ini menggunakan KLT-Densitometri. Sampel penelitian adalah produsen jamu gendong kunyit asam yang berada di Desa Palur. Jenis penelitian ini menggunakan analisa kualitatif yaitu dengan metode KLT dan Kuantitatif menggunakan metode KLT-Densitometri.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sampel jamu kunyit asam memiliki nilai Rf = 0,5 dan kadar kurkumin dari metode KLT-Densitometri pada sampel 1 sebesar 47,68ppm, sampel 2 sebesar 41,11ppm. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kadar kurkumin dari produsen jamu gendong kunyit asam adalah mendekati sama.
Kata Kunci : Kurkumin, Jamu, KLT-Densitometri, Kunyit Asam

Downloads

Published

2021-06-19

Issue

Section

Articles